spot_img

Pemkab Solok Selatan Bantu UMKM Pembuatan Sertifikat Tanah

Kepala Bidang Koperasi dan UKM Solok Selatan Azizah Mutia mengatakan dengan adanya sertifikat, maka bisa dijadikan agunan oleh UMKM untuk mengajukan pinjaman guna penguatan modal. (Antara/Erik Ifansya Akbar)
Kepala Bidang Koperasi dan UKM Solok Selatan Azizah Mutia mengatakan dengan adanya sertifikat, maka bisa dijadikan agunan oleh UMKM untuk mengajukan pinjaman guna penguatan modal. (Antara/Erik Ifansya Akbar)

SuaraUMKM, Jakarta – Pemkab Solok Selatan, Sumatera Barat, memfasilitasi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) setempat dalam membuat sertifikat tanah sebagai langkah penguatan modal.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Solok Selatan, Azizah Mutia, pada hari Selasa (28/03) di Padang Aro.

“Kami ada kerja sama dengan Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk memfasilitasi sertifikat tanah bagi UMKM, dan kalau sudah terealisasi bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk penguatan modal,” kata Azizah Mutia.

Baca Juga : Pemkab Solok Selatan Menggelar Solok Selatan Expo Untuk Dorong UMKM Lokal Bisa Mandiri

Pada tahun ini, pemkab Solok Selatan membantu pembuatan 450 persil sertifikat bagi UMKM, dengan harapan semua berjalan lancar. Namun, pada tahun 2023 tidak akan ada Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), sehingga pelaku UMKM harus dapat memanfaatkan semua peluang yang ada untuk menguatkan modal usaha.

Azizah Mutia menyarankan agar pelaku UMKM memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta pinjaman ke koperasi untuk menguatkan modal. Pada 2022, jumlah UMKM di Solok Selatan berkurang menjadi 9.274 dari 9.782 pada tahun 2021, setelah dilakukan pendataan ulang yang lebih teliti.

Baca Juga : Provinsi Mana yang Memiliki Jumlah UMKM Terbanyak di Indonesia?

“Pada awal program BPUM banyak UMKM bermunculan, dan pada 2022 kami bersama nagari melakukan pendataan sehingga jumlahnya berkurang,” ujarnya lagi.

Dengan kuatnya UMKM, perekonomian daerah juga akan lebih baik sebab perputaran uang paling tinggi terjadi di UMKM. Oleh karena itu, semakin kuat UMKM, semakin baik pula perekonomian daerah tersebut.

“Semakin kuat UMKM, maka perekonomian daerah juga lebih baik,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Souvenir Buatan UMKM Hiasi Pertemuan ASEAN Economic Ministers ke-58

Sumber : Antara

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Tidak Harus Punya Modal Besar! Cara Menemukan Ide Bisnis dari Pekerjaan dan Keahlian Anda

Series Employee-Preneur - Bagian 4 | tidak harus langsung...

Respons Ancaman MSCI, Coach Faran Dorong UMKM Jadi Patriot Bursa dan Perkuat Investor Lokal

suaraumkm, Jakarta, 23 Oktober 2026 – Isu potensi reklasifikasi...

Dampak Karhutla Kalimantan Ancam Usaha Lokal, Pakar UMKM Minta Intervensi Pemerintah

Jakarta, 16 Oktober 2026 - Bencana kebakaran hutan dan...

Punya Mimpi Bisnis, tetapi Takut Gagal? Kenali 5 Ketakutan yang Menghambat Karyawan Menjadi Pengusaha

Series Employee-Preneur - Bagian 3 : Jangan Menunggu Sampai...