
SuaraUMKM, Jakarta – Bank Indonesia (BI) melalui Kantor Perwakilan-nya melakukan kurasi produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) potensial di Papua Barat pada Selasa (23/03) untuk mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI) 2023.
Deputi Kepala Perwakilan BI Papua Barat James Wilson Lumbantobing di Manokwari mengatakan kurasi itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk.
Selain itu juga menciptakan diversifikasi produk, dan meningkatkan pengetahuan serta pemahaman tentang perkembangan pasar bagi pelaku UMKM.
Namun, dalam pengembangan UMKM, masih terdapat kendala seperti akses pasar produk UMKM, akses keuangan, dan akses pada ekosistem digital.
Baca Juga : Papua Youth Creative Hub Bawa Produk UMKM Lokal Ke Seluruh Indonesia
Oleh karena itu, BI senantiasa memberikan dukungan terhadap pengembangan UMKM melalui tiga pilar kebijakan yaitu korporatisasi, peningkatan kapasitas, dan perluasan akses pembiayaan.
Bank Indonesia berharap kurasi UMKM potensial 2023 dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas produk yang berdaya saing, adaptif, dan mampu memenuhi keinginan konsumen.
“Diharapkan pula agar hasil kurasi produk UMKM ini dapat menjadi jalan pembuka untuk mendorong peningkatan ekspor oleh pelaku usaha,” kata James.
Baca Juga : Perkuat Daya Saing UMKM, Bank Indonesia Bagikan 38 Ribu Sertifikat Halal
Dalam kurasi yang diadakan pada tanggal 13-17 Maret 2023 ini, terdapat 100 UMKM yang mendaftar dan mengikutsertakan produk mereka dalam tiga sektor utama yaitu usaha kriya, produk makanan dan minuman, serta fashion/kain.
M Andrianto, Analis Fungsi Pengolahan dan Pengembangan UMKM BI Papua Barat mengatakan bahwa BI telah melaksanakan training for trainers kurator pada tanggal 20 Maret 2023 untuk penguatan dan pengayaan materi, metode kurasi serta koordinasi pelaksanaan kurasi.
BI Papua Barat melibatkan kurator berpengalaman dari Dekranasda Papua Barat, Deperindag Papua Barat, Dinas Koperasi dan UKM Papua Barat, Kawasan Sains Teknologi, dan Universitas Papua.
Sumber : Antara News





