SuaraUMKM, Jakarta – Bank Indonesia memberikan sebanyak 38 ribu sertifikat halal bagi pelaku UMKM di Pontianak untuk memperkuat daya saing sektor tersebut. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memberikan apresiasi terhadap Bank Indonesia yang telah memfasilitasi program tersebut. Menurutnya, program ini sangat membantu UMKM dalam menjalankan usahanya, terutama dari aspek kehalalan produk.
“Kita berterima kasih dan mendukung Bank Indonesia karena ikut mendorong UMKM untuk lebih maju dan berkembang dalam meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk mereka,” ujar Edi Rusdi Kamtono seperti yang dilansir Kalbar News.
Baca Juga : Kemenkominfo Buka Pendaftaran Fasilitator UMKM Level Up Sampai 17 Maret 2023, Yuk Daftar!
Menurut Wali Kota Pontianak, sertifikat halal sangat penting bagi UMKM terutama yang bergerak di bidang industri makanan dan minuman. Sertifikat ini menjadi jaminan kepercayaan konsumen, terutama dari kalangan umat Muslim, terhadap produk mereka.
“Sertifikat halal ini pula dapat menjadi nilai tambah bagi UMKM untuk memasarkan produk-produknya, terutama untuk konsumen dari kalangan umat Muslim,” tambahnya.
Selain itu, bagi UMKM yang ingin memasuki pasar global, beberapa negara menerapkan aturan yang ketat terkait produk halal. Oleh karena itu, memiliki sertifikat halal menjadi kunci utama bagi UMKM untuk menembus pasar yang lebih luas.
Baca Juga : Bank Indonesia Sultra Berkomitmen Bantu Pelaku UMKM Binaan Untuk Terus Berkembang Dan Naik Kelas
“Harapannya UMKM yang ada bisa memenuhi persyaratan kriteria produk halal terkait bahan baku, proses produksi, hingga penyimpanan dan ketentuan lainnya sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam,” pungkas Wali Kota Pontianak.
Potensi UMKM di Pontianak memiliki yang besar tentunya dapat menciptakan lapangan kerja baru. Dukungan dari Bank Indonesia ini, diharapkan UMKM di Pontianak dapat terus tumbuh dan berkembang dalam menghadapi persaingan bisnis sampai ke luar negeri.
Sumber : Kalbar News


