
SuaraUMKM, Merauke –
Pada hari kamis pagi 08 maret 2023 bertempat di gedung telkom kota merauke para pelaku usaha umkm yang selesai menggelar pelatihan mengeluhkan matinya akses internet yang sudah berlangsung selama 13 hari. Internet hanya bisa diakses di daerah-daerah tertentu di kota merauke seperti didekat bandara, digedung telkom dan juga gedung negara kota merauke karena menggunakan akses internet melalui satelit provider.
Matinya internet di merauke ini sangat menggangu aktifitas jual dan beli para pelaku usaha karena otomatis penjualan produk mereka yang dipasarkan melalui media online otomatis terhenti seperti penjualan mereka di marketplace Tokopedia dan juga Gojek. “Sudah 13 hari ini akses internet susah sekali kita dapatkan dan saya sangat sedih sekali karena pendapatan saya dari jasa kurir pengantaran makana jadi nol karena sulitnya media komunikasi “ujar acang selaku pemilik merauke kurir”

Acang adalah satu dari banyaknya pelaku usaha yg usahanya sangat bergantung pada akses internet, jika tidak ada akses internet pastinya usahanya tersebut tidak dapat beroperasi. General Manager PT.Telkom Wilayah Papua, Agus Widiasana mengatakan akses internet di seluruh merauke tidak dapat diakses karena adanya kerusakan kabel fiber optic internet di laut dan juga proses maintenace yang saat ini masih terus dalam proses perbaikan dan diusahakan secepatnya diperbaiki. Agus Widiasana juga sudah meminta maaf kepada warga merauke bukan hanya pelaku umkm saja karena pastinya saya sangat paham keadaan ini dan sangat menggangu aktifitas warga “ujarnya saat memberikan keterangan”

Ibu maria selaku warga kota merauke bercerita bahwa keadaan mati internet ini sudah sering terjadi hampir setiap tahun dikota merauke sejak tahun 2017 bahkan akses internet pernah mati lebih dari 2 bulan dan ini menyebabkan terganggunya aktifitas warga. Ibu Maria berharap pemerintah bisa mengatasi segera permasalahan internet di merauke ini dan keadaan serupa tidak terulang kembali apalagi Bapak Presiden Jokowi sudah berjanji akan fokus membangun Papua dan menargetkan indonesia godigital untuk para pelaku usaha. Pungkasnya saat di temui di gedung telkom kota merauke.





