Sebanyak 300 UMKM Siap Ramaikan Kampung Ramadan Jogokaryan

0
367
Suasana persiapan Kampung Rama Jogokaryan. (Radar Jogja/Annissa Karin)
Suasana persiapan Kampung Rama Jogokaryan. (Radar Jogja/Annissa Karin)

SuaraUMKM, Jakarta – Menyambut bulan suci Ramadan, Kampung Ramadan Jogokaryan (KRJ) telah mempersiapkan diri dengan persiapan yang diperkirakan telah mencapai 80 persen. Dalam persiapan tersebut, beberapa bagian dari Masjid Jogokaryan juga tampak dicat ulang pada Kamis siang (2/3).

Selain itu, persiapan lainnya juga dilakukan seperti pembentukan kelompok panitia, penghitungan piring dan gelas, hingga pemasangan ornamen khas KRJ.

“Tanggal 1 Maret kami buka pendaftaran UMKM. Termin pertama kita buka untuk UMKM yang dibina oleh masjid. Tanggal 4 Maret dibuka untuk warga Jogokaryan secara keseluruhan. Tanggal 11 Maret baru kami buka untuk umum,” jelas Penanggungjawab Pasar Sore KRJ Edo yang dilansir oleh Radar Jogja.

Baca Juga : Pemkot Semarang Terus Dorong Pelaku UMKM Untuk Mengurus Sertifikasi Halal Guna Meningkatkan Nilai Jual Produk

Ramadan kali ini, KRJ akan diramaikan oleh lapak UMKM sekitar 300 pedagang. Pasar sore KRJ memang diprioritaskan bagi UMKM binaan masjid dan warga Kampung Jogokaryan. Tujuan dibentuknya KRJ adalah untuk meningkatkan perekonomian warga Jogokaryan, sehingga persiapan ini sangat diharapkan dapat membantu para UMKM dan warga setempat.

Seluruh stand UMKM akan tersedia secara gratis, dan akan tersebar dari ujung timur hingga ujung barat Jalan Jogokaryan. Selain itu, parkiran juga akan dibuka menjadi bazar, sehingga tenant yang mempunyai modal nanti bisa menggunakan area tersebut.

“Parkiran juga akan kami buka bazar. Untuk tenant yang mempunyai modal nanti bisa di situ,” kata Edo.

Baca Juga : Jasamarga Semarang Batang Sebut Porsi UMKM Di Rest Area Tembus Hingga 50 Sampai 70 Persen

Penanggungjawab Pasar Sore KRJ, Edo, mengajak masyarakat untuk turut hadir dan memeriahkan momen Ramadan di Kampung Ramadan Jogokaryan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Masjid Jogokaryan akan menyediakan sebanyak 3.000 porsi nasi setiap harinya.

BACA JUGA :  Mojokerto Fasilitasi Pendaftaran Hak Cipta Gratis Bagi 100 UMKM

Edo juga berharap bahwa momen Ramadan di KRJ dapat menginspirasi kampung-kampung lainnya untuk mengadakan kegiatan serupa, sehingga dapat meningkatkan ekonomi warga di wilayah masing-masing.

“Kami berharap akan banyak kampung yang minimal sama dengan kami. Sehingga bisa meningkatkan ekonomi warga di wilayahnya masing-masing,” pungkas Edo.

Adanya acara khusus bulan Ramadan di KRJ ini, para pedagang diharapkan dapat memperoleh penghasilan tambahan selama bulan suci Ramadan, dan meningkatkan kesejahteraan mereka beserta keluarganya.

Sumber : Radar Jogja

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini