
SuaraUMKM, Jakarta – Sama halnya dengan Muslia yang telah mendirikan bisnis keripik pisang karamel dengan nama Kenko sejak tahun 2017, untuk mengembangkan bisnis secara digital.
“Saya selalu memanfaatkan kualitas kripik pisang yang telah dibuat untuk dipromosikan di media sosial, seperti FaceBook dan WhatsApp. Hal ini melihat banyaknya pengikut saya yang menggunakan kanal tersebut. Berkat strategi pemasaran ini, sekarang Kenkokp telah memiliki 50 outlet yang tersebar di Tarakan. Selain itu, kami juga dapat mendistribusikan Kenkokp ke seberang kota, seperti Samarinda dan Balikpapan.” jelas Muslia.
Tidak memungkiri keberhasilan ini jauh dari kata jatuh bangun. Hal ini dikatakan oleh Muslia dalam JNE Ngajak Online Kota Tarakan, Ia menyebutkan hampir 60% pemasukannya menurun. Namun, dukungan dari Wali Kota Tarakan yang membantu keberlangsungan seluruh UMKM Tarakan, menghadirkan pelatihan untuk berkolaborasi dengan berbagai e-commerce.
JNE sebagai perusahaan yang didirikan dan dimiliki oleh anak bangsa, dengan tagline “Connecting Happiness”, berorientasi kepada pelayanan untuk masyarakat. Dengan itu, JNE turut mendukung perkembangan UMKM Indonesia dengan menghadirkan berbagai program beserta fasilitas yang dapat dimanfaat, seperti JNE Tarakan yang menyediakan booth stand di Kantor Cabang Utama JNE Tarakan untuk UMKM dapat mempromosikan produk-produk mereka.
Sebagai informasi, Tarakan merupakan kota ke-58 dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2022 – Goll…Aborasi Bisnis Online yang pada tahun 2021 telah dilakukan di 60 kota di seluruh Indonesia.
Setelah Kota Tarakan gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Batam pada 19 Desember 2022.
Sumber Informasi : Antaranews.com





