Pemkot Pontianak Beri Fasilitas Promosi 120 UMKM di BDC Zamrud Khatulistiwa

0
238
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat berkunjung ke Galeri Business Development Center (BDC) Zamrud Khatulistiwa. (Antara/Jessica Helena Wuysang)
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat berkunjung ke Galeri Business Development Center (BDC) Zamrud Khatulistiwa. (Antara/Jessica Helena Wuysang)

SuaraUMKM, Jakarta – Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat, dalam upayanya meningkatkan UMKM, memfasilitasi promosi 120 UMKM melalui Galeri Business Development Center (BDC) Zamrud Khatulistiwa di Kompleks Pasar Flamboyan.

Setelah diresmikan, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan bahwa galeri tersebut merupakan upaya Pemkot Pontianak untuk memfasilitasi UMKM dan membangun kolaborasi serta pengembangan kapasitas usaha.

“Manfaatkan galeri ini untuk meningkatkan pasar dan promosi. Galeri tersebut merupakan upaya Pemkot Pontianak memfasilitasi UMKM, serta membangun kolaborasi dan pengembangan kapasitas usaha,” kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat meresmikan BDC Zamrud Khatulistiwa di Pontianak seperti yang dilansir Antara.

Baca Juga : Perkuat Daya Saing UMKM, Bank Indonesia Bagikan 38 Ribu Sertifikat Halal

Kegiatan promosi yang dilaksanakan di lokasi Pasar Flamboyan yang strategis, di mana setiap hari banyak warga kota dan daerah sekitar melakukan transaksi, menjadikan kegiatan ini tempat untuk ajang promosi produk-produk UMKM.

Wali Kota Pontianak juga meminta para pelaku UMKM untuk melakukan evaluasi rutin terhadap penjualan dan produk-produk yang dipasarkan. Dalam hal ini, apa yang paling laku harus dipertahankan dan diperbaiki kekurangannya.

“Selain meningkatkan produksi, juga harus menjaga kualitas. Saya meminta pelaku usaha lebih kreatif dalam mengemas dan memasarkan produk,” kata Edi.

Baca Juga : Sulit Meningkatkan Penjualan? Coba 5 Jenis Promosi Ini

Kepala Bappeda Kota Pontianak, Sidig Handanu Widoyono, menjelaskan bahwa BDC Zamrud Khatulistiwa Kota Pontianak dibentuk pada tanggal 30 September 2015. BDC ini diharapkan menjadi pusat pengembangan UMKM terbaik, tangguh, dan terpercaya di Kota Pontianak.

“Pemerintah daerah memiliki peran strategis untuk pemberdayaan BDC dan usaha UMKM/KSM berupa fasilitasi dan membangun kolaborasi dengan berbagai kelompok peduli yang mendukung pengembangan kapasitas BDC dan usaha UMKM/KSM,” terang Ketua Komite BDC Zamrud Khatulistiwa itu.

BACA JUGA :  Buka Komunitas UKM, Pemkab Lebak Komitmen Bantu UMKM Bersaing

Saat ini, UMKM binaan BDC Zamrud Khatulistiwa berjumlah 120 anggota yang aktif berproduksi dan tersebar di seluruh kecamatan di Pontianak. Jumlah itu terdiri dari 70 UMKM makanan ringan, 20 UMKM makanan basah, 10 perajin kain tenun dan payet, 18 UMKM kriya dan dua industri rumahan sabun cuci piring dan cuci tangan.

Seluruh anggota UMKM Binaan BDC telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Di mana 60 UMKM diantaranya sudah memiliki Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan 50 UMKM telah memiliki sertifikat halal.

Sumber : Antara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini