spot_img

Kemudahan Akses Permodalan Masih Jadi Kendala untuk UMKM

Kredit Usaha Rakyat atau KUR menjadi salah satu alasan penting mengapa banyak UMKM memanfaatkan pinjaman online. (Dok. Antara)
Kredit Usaha Rakyat atau KUR menjadi salah satu alasan penting mengapa banyak UMKM memanfaatkan pinjaman online. (Dok. Antara)

SuaraUMKM, Jakarta – Edy Misero, Sekretaris Jenderal Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo), mengemukakan permintaan untuk memfasilitasi akses permodalan bagi pelaku UMKM, salah satunya melalui penerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa jaminan.

Menurut Edy, saat ini masih ada persyaratan jaminan bagi pelaku UMKM yang mengajukan pinjaman hingga Rp100 juta. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya penyeimbangan antara harapan pemberian KUR tanpa jaminan dan realisasi yang memungkinkan oleh kemampuan perbankan.

“Kalau memang memberikan bantuan KUR misalnya, kalau belum mampu memberikan estimasi 100 juta ke bawah tanpa jaminan, jangan memberikan janji,” kata Edy dalam dialog Pro3 RRI, Senin (15/5/2023).

Baca Juga : Ini Sebab Mengapa Banyak UMKM Melirik Pinjaman Online

Menurut Edy, batasan pengajuan pinjaman bagi pelaku UMKM haruslah disesuaikan dengan kemampuan perbankan. Sebagai contoh, bagi pinjaman yang tidak memerlukan jaminan, batasannya mungkin hanya sekitar Rp25 juta.

Edy menjelaskan bahwa saat ini pelaku UMKM sering kali berpikir berulang kali saat mengajukan pinjaman ke bank. Hal ini terjadi meskipun pemerintah telah menyatakan bahwa pinjaman KUR hingga Rp100 juta dapat diberikan tanpa jaminan.

“Mereka menjadi malas dan cenderung mencari alternatif seperti fintech atau pinjaman daring yang dapat cair dalam waktu singkat, meskipun tentu saja ada risiko yang harus mereka pertimbangkan,” tambahnya.

Baca Juga : KUR yang Bantu Mensejahterakan UMKM Tapi Sulit Didapatkan

Edy menekankan bahwa para pelaku UMKM sebenarnya hanya meminta percepatan penambahan modal, bukan bunga yang rendah. Bagi mereka, memiliki bunga yang rendah namun prosesnya berbelit-belit tidaklah bermanfaat.

Sebaliknya, pelaku UMKM lebih menghargai proses yang cepat dan mudah yang dapat memenuhi kebutuhan mereka dengan waktu yang singkat.

BACA JUGA :  Sebelas Desa Ikuti Gelar Produk UMKM Kabupaten Temanggung

Selama ini, Edy merasa bahwa upaya untuk memajukan dan meningkatkan kelas UMKM masih hanya berupa wacana tanpa adanya dukungan yang nyata. Menurutnya, dukungan yang diberikan kepada UMKM masih belum optimal dan perlu ditingkatkan.

Sumber : RRI

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Perkuat Sektor UMKM, Pemkot Bengkulu Bagikan 50 Meja Portabel

BENGKULU - Upaya memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan...

BRI BO Gatot Subroto Salurkan Jumat Berkah ke Panti Asuhan Mizan Amanah

JAKARTA - Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi...

Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji, Kemenhaj Gelar Expo UMKM Terintegrasi Manasik Haji

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah melalui Direktorat Jenderal...

BRI BO BRIlian Kunjungi Merchant, Penetrasi Pengunaan Mesin EDC

JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia Branch Office Menara BRILiaN...