spot_img

Mengintip Peluang Bisnis dari Tren Gaya Hidup Vegan Bagi UMKM

Dalam beberapa tahun terakhir, terhadap peningkatan keingintahuan masyarakat akan gaya hidup vegan, serta manfaatnya bagi kesehatan tubuh dan lingkungan sekitar. (Dok. Whats New Indonesia)
Dalam beberapa tahun terakhir, terhadap peningkatan keingintahuan masyarakat akan gaya hidup vegan, serta manfaatnya bagi kesehatan tubuh dan lingkungan sekitar. (Dok. Whats New Indonesia)

SuaraUMKM, Jakarta – Gaya hidup vegan atau vegetarian, yang dianggap lebih sehat karena tidak mengonsumsi protein hewani seperti daging dan telur, siap menjadi bisnis yang menjanjikan di Indonesia saat ini dan di masa depan.

Minat terhadap gaya hidup vegetarian di Indonesia terus meningkat. Saat ini, terdapat sekitar 2000 rumah makan dan restoran yang fokus pada makanan vegan, termasuk yang dikelola oleh pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Selama pandemi, industri makanan vegan di rumah tumbuh pesat,” ujar Karim Taslim, Wakil Sekjen Indonesia Vegetarian Société (IVS), sebuah komunitas yang menganut gaya hidup vegetarian di Indonesia.

Baca Juga : Kisah Sukses Dua UMKM Kuliner Jawa Tengah Menembus Pasar Eropa

Karim menjelaskan bahwa jumlah komunitas vegetarian dan vegan di Indonesia diperkirakan sudah mendekati 1 persen dari total populasi masyarakat.

“Di luar angka tersebut, banyak juga simpatisan gaya hidup vegan yang memilih menjadi vegan karena alasan agama, seperti di kalangan umat Kristiani dan Muslim,” ungkap Karim Taslim dalam konferensi pers ‘The 8th WVO Conference & Vegan Festival 2023,’ yang diselenggarakan oleh Indonesia Vegetarian Society (IVS), Vegan Society Indonesia (VSI), dan World Vegan Organisation (WVO) di Jakarta Barat, pada Sabtu, 13 Mei 2023.

Menurut Karim, saat ini IVS memiliki hampir 180 ribu anggota yang tersebar di 63 cabang di seluruh Indonesia. IVS aktif dalam melakukan edukasi mengenai pola makan dan gaya hidup sehat. Mereka juga memberikan dukungan pada Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan kegiatan penyelamatan lingkungan.

Baca Juga : Tren Konsumen Digital Akan Berubah, UMKM Go Digital Harap Simak Ini

Apakah gaya hidup vegan telah menjadi industri baru? Karim mengatakan bahwa tren ini masih pada tahap awal, tetapi potensi pasarnya sangat besar. Dia memberikan contoh bahwa di Amerika Serikat, gaya hidup vegan telah menjadi industri yang berkembang pesat.

BACA JUGA :  Pemkab Nagan Raya Gelar Rameune Nagan Raya Expo 2023 Sebagai Upaya Tingkatkan Promosi Pelaku UMKM Lokal

Perusahaan-perusahaan dalam sektor ini bahkan telah meluncurkan menu-menu makanan buatan dan beberapa di antaranya sudah melakukan Initial Public Offering (IPO) dengan saham-sahamnya yang diminati di pasar.

“Harus ada sinergi antara industri dan komunitas agar gaya hidup dan industri vegan ini dapat berkembang kuat di Indonesia,” pungkasnya.

Sumber : Tribunnews

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Tidak Harus Punya Modal Besar! Cara Menemukan Ide Bisnis dari Pekerjaan dan Keahlian Anda

Series Employee-Preneur - Bagian 4 | tidak harus langsung...

Respons Ancaman MSCI, Coach Faran Dorong UMKM Jadi Patriot Bursa dan Perkuat Investor Lokal

suaraumkm, Jakarta, 23 Oktober 2026 – Isu potensi reklasifikasi...

Dampak Karhutla Kalimantan Ancam Usaha Lokal, Pakar UMKM Minta Intervensi Pemerintah

Jakarta, 16 Oktober 2026 - Bencana kebakaran hutan dan...

Punya Mimpi Bisnis, tetapi Takut Gagal? Kenali 5 Ketakutan yang Menghambat Karyawan Menjadi Pengusaha

Series Employee-Preneur - Bagian 3 : Jangan Menunggu Sampai...