
SuaraUMKM, Jakarta – Kabupaten Sukamara siap untuk menyelenggarakan acara Sukamara Expo 2023 yang akan menjadi wadah memajukan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Panitia penyelenggara telah mempersiapkan ratusan lapak jualan untuk menampung kegiatan UMKM selama acara berlangsung.
Acara yang akan berlangsung di Taman Permata Sukamara ini direncanakan akan dibuka mulai tanggal 3 hingga 8 Juli 2023. Keberadaan artis ibukota yang akan tampil di sana juga akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Baca Juga : Bank Kalteng Fasilitasi UMKM Binaan dengan Membuka Stan Khusus Pada Kalteng Expo 2023
Dalam wawancara pada Sabtu, 1 Juli 2023, Sekretaris Daerah (Sekda) Sukamara, Rendi Lesmana, menekankan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah para pelaku usaha. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah setempat dalam mendukung pertumbuhan sektor UMKM di Kabupaten Sukamara.
“Yang kita utamakan dalam kegiatan ini adalah pelaku-pelaku usaha,” kata Rendi Lesmana saat diwawancara, Sabtu, 1 Juli 2023.
Bagi para pelaku UMKM yang berminat untuk berpartisipasi sebagai penjual, mereka dapat langsung mendaftar kepada panitia penyelenggara. Saat ini, lokasi untuk para pedagang sudah dipersiapkan dengan baik.
Baca Juga : Dorong Perkembangan UMKM, Kotawaringin Timur Gelar UMKM Expo
Dalam proses pengisian lapak, panitia akan memberikan prioritas kepada UMKM lokal sebelum memberikan kesempatan kepada pedagang dari luar daerah. Namun, hal ini tidak menutup kesempatan bagi pedagang dari luar daerah untuk turut berjualan di acara ini.
“Melihat dari lokasi yang dipersiapkan, mudah-mudahan bisa mencapai 100 lapak. Untuk pedagang yang dari luas itu pasti ada, tetap kita berikan kesempatan hanya saja kita lebih mengutamakan dari dalam Kabupaten Sukamara dulu,” ujar Rendi.
Selain itu, Rendi menambahkan bahwa tujuan dari memberikan prioritas kepada pelaku UMKM dalam Sukamara Expo 2023 adalah untuk mendorong pemanfaatan potensi lokal dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Sukamara. Melalui kegiatan ini, diharapkan UMKM dapat lebih berkembang dan berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi daerah.
Sumber : Borneo News





