
SuaraUMKM, Jakarta – Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bangka Belitung memberikan apresiasi terhadap kemudahan yang diberikan oleh jasa ekspedisi kepada pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) dalam melakukan ekspor produk lokal ke luar daerah. Hal ini menjadi langkah penting dalam mendorong pertumbuhan dan pengembangan UMKM di provinsi tersebut.
Dalam keterangan resminya, Dr. Muslim El Hakim Kurniawan, Kepala Bidang Pengembangan Usaha Kecil, Dinas Koperasi, dan UKM Babel, mengungkapkan bahwa saat ini ada 19 produk UMKM di Bangka Belitung yang telah berhasil menembus pasar luar.
Produk-produk UMKM yang berhasil diekspor antara lain lada, lidi nipah, rempah-rempah, daun ketapang, batik, fashion, purun, dan beberapa produk lainnya. Hal ini menunjukkan potensi yang besar dari UMKM Bangka Belitung dalam memasarkan produknya di pasar internasional.
Baca Juga : Jadi Produk Unggulan, Produsen Sedotan Purun Dibantu Naik Kelas
“Produk UMKM yang tembus pasar luar negeri banyak, terakhir drum ahay dari kace dikirim ke Amerika oleh PT Pos. Kita menyambut baik kemudahan yang diberikan oleh jasa ekspedisi kepada UMKM dalam ekspor barang. Masalah ekspor kita adalah skala ekonomis, Yakni kirim harus ada minimum order misal 1 kontainer, dan Ini mungkin yang agal susah dicapai,” ungkap Muslim kepada media, Rabu (23/5/2023).
Untuk meningkatkan daya saing produk UMKM Bangka Belitung, Dinas Koperasi dan UKM telah menjalin kerjasama untuk mengirimkan sampel produk UMKM ke lima negara yang memiliki potensi pasar yang baik.
Hal ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM Bangka Belitung dan membantu peningkatan mutu produk. Muslim menyebut bahwa produk UMKM di Bangka Belitung memiliki keunggulan dalam hal bahan baku yang unik.
Baca Juga :130 UMKM Ramaikan Belitung Expo 2023
“Seperti lada, lidi nipah, ketapang di daerah lain tidak ada. Kita unggul di keunikan bahan baku, bukan mutu. Tapi kembali lagi, beda produk beda kendala. Terus promosi kita yang kurang. Kita juga perlu agregator/product hub, biar tercapai skala ekonomis,” sebut Muslim.
Muslim berharap dengan adanya kemudahan yang ditawarkan oleh jasa ekspedisi, UMKM dapat lebih mudah mengirimkan produknya ke luar daerah atau luar negeri.
“Beda produk beda kendala, Kita juga perlu agregator/product hub, semoga dengan inovasi dan kemudahan-kemudahan yang diberikan kepada UMKM ini bisa turut membantu pemasaran produk UMKM dikenal ke pasar luar sehingga turut meningkatkan perekonomian,” pungkasnya.
Sumber : Bangka Pos





