
SuaraUMKM, Jakarta – Kota Surabaya menjadi pusat kegiatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang semakin berkembang. Salah satu inisiatif yang mendukung pertumbuhan UMKM adalah Pusat Oleh-oleh (Pusol) Bu Rudy, yang terletak di wilayah Surabaya Barat. Melalui Pusol Bu Rudy, ribuan pelaku UMKM telah mendapatkan tempat untuk menjual produk-produk mereka dan banyak dikenal oleh masyarakat luas.
Keberadaan Pusol Bu Rudy menjadi tempat yang strategis bagi UMKM Surabaya. Terdapat lebih dari 7.000 produk kuliner UMKM yang beragam di Pusol ini, mulai dari berbagai jenis sambal, kripik, kue, bakpia, roti, kerajinan tangan, hingga produk tekstil.
Pusol Bu Rudy tidak hanya menjadi destinasi favorit bagi wisatawan yang mencari oleh-oleh khas Surabaya, tetapi juga menjadi sarana yang mendukung para pelaku UMKM dalam memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang lebih luas.
Sebagai pemilik Pusol Bu Rudy, Lanny Siswadi, atau yang akrab disapa Bu Rudy, memiliki komitmen yang kuat untuk memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM agar dapat berkembang bersamanya.
Baca Juga : Ndalem Oleh-Oleh Gadung Melati Jadi Gerai Besar UMKM di Ponorogo
“Komitmen kami mendukung produk UMKM secara luas. UMKM bisa terkenal ke penjuru dunia, itu program Bu Rudy mendunia bersama,” ujarnya.
Bu Rudy memiliki target untuk terus meningkatkan jumlah pelaku UMKM yang terlibat dalam Pusol Bu Rudy, dengan harapan mencapai angka 1.500 UMKM. Saat ini, Bu Rudy ingin mencapai angka 1.000 pelaku UMKM bergabung dalam Pusolnya.
“Saya kepingin semua UMKM bisa bergabung sampai hari ini ada 1.000, targetnya bisa sampai 1.500 maju bersama Bu Rudy. Targetnya cuma satu mau memajukan UMKM, itu program pemerintah tapi saya kepingin membantu mereka (UMKM),” ungkap Bu Rudy.
Fery Siswadi, Direktur Operasional Pusol Bu Rudy, menjelaskan bahwa seleksi ketat telah dilakukan terhadap UMKM yang bergabung dengan Pusol. Seleksi tersebut melibatkan prosedur yang jelas, termasuk persyaratan legalitas, kemasan yang menarik, serta kemampuan dalam mempertahankan cita rasa produk.
Baca Juga : Pemerintah Bakal Sulap Wilayah Dolly Jadi Pusat Ekraf Surabaya
“Kami tentunya sudah memiliki SOP dan itu yang dijalankan untuk menyeleksi produk UMKM yang masuk atau akan masuk,” ujar putra Bu Rudy ini.
Tidak hanya itu, Pusol Bu Rudy juga memiliki rencana ekspansi ke pasar internasional dalam waktu dekat. Permintaan produk sambal Bu Rudy dari lima negara telah mendorong keinginan Pusol ini untuk menembus pasar internasional.
“Target yang ingin kami capai tentunya ekspansi ke luar negeri dalam waktu dekat, sekarang sedang dalam penyempurnaan packaging dan lainnya. Saat ini ada lima negara yang minta (di ekspor) antara lain, Filipina, Malaysia dan Brunei Darussalam,” ungkap Fery.
Fery berharap dapat mewujudkan cita-cita Bu Rudy untuk mewadahi sebanyak mungkin pelaku UMKM dan mendunia dalam waktu yang tidak terlalu lama.
“Kami sedang mempersiapkan segala hal untuk mencapai tujuan tersebut,” pungkasnya.
Sumber : Ngopi Bareng





