
SuaraUMKM, Jakarta – Tradisi Lebaran Depok telah kembali digelar di Perumahan Gardens At Candi Sawangan oleh Pemerintah Kota Depok dan Kumpulan Orang-Orang Depok (KOOD), dengan melibatkan lebih dari 300 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Lebaran Depok diikuti oleh lebih dari 300 pelaku usaha atau UMKM dalam kegiatan ini,” kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (DKUM), Dede Hidayat, di Depok, Jawa Barat, pada hari Rabu.
Dari jumlah 300 UMKM tersebut, sebanyak 100 orang merupakan peserta program Wirausaha Usaha Baru (WUB) yang berasal dari 11 kecamatan di kota Depok.
Baca Juga : DKUM Kota Depok Jemput Bola Peserta Program Wirausaha Baru
“Mereka adalah pelaku usaha dari Depok yang berpartisipasi dalam Lebaran Depok selama empat hari ini,” ungkap Dede.
Acara Lebaran Depok melibatkan para pelaku usaha yang membuka stan penjualan makanan tradisional, produk fesyen, dan kerajinan tangan. Mayoritas peserta adalah pelaku UMKM asli Depok yang ikut serta dalam acara Lebaran Depok ini.
Baca Juga : Kendalikan Laju Inflasi, Pasar Rakyat Digelar Pemkot Depok
Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, menjelaskan bahwa Lebaran Depok merupakan sebuah kegiatan yang melibatkan berbagai budaya dan suku yang ada di Depok.
“Lebaran Depok melibatkan budaya dan suku dari Jawa, Sunda, Sumatera, dan Kalimantan yang ada di Kota Depok. Semua elemen budaya ini terlibat dalam harapan agar bisa menjadi kegiatan tingkat nasional,” ujarnya.
Pemerintah Kota Depok telah menggelar pesta rakyat bertajuk Lebaran Depok yang berlangsung mulai tanggal 17 hingga 20 Mei 2023. Kegiatan ini merupakan ajang untuk mempromosikan keberagaman budaya dan produk UMKM lokal yang dimiliki oleh masyarakat Depok.
Sumber : Republika





