Kemenkominfo Gandeng Wiranesia Inkubator Wujudkan UMKM Naik Kelas

0
462
Kemenkominfo secara resmi menggandeng Wiranesia Inkubator dalam program
Kemenkominfo secara resmi menggandeng Wiranesia Inkubator dalam program "UMKM Level Up" untuk membantu UMKM naik kelas, (Dok. Suara UMKM)

SuaraUMKM, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerjasama dengan Wiranesia Inkubator dalam program terbaru untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yakni “UMKM Level Up”. Program ini merupakan bagian dari Bangga Buatan Indonesia untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas (level up) dari sisi adopsi digital.

Setelah secara resmi diumumkan pada Kamis (09/03/23) melalui akun Instagram @kemenkominfo, program ini akan merekrut 110 untuk mendampingi UMKM di Indonesia. Wiranesia Inkubator sebagai pihak yang digandeng Kemenkominfo akan terlibat dalam program ini sebagai bagian dari kolaborasi mewujudkan UMKM untuk naik kelas.

Founder Wiranesia, Faransyah Agung Jaya atau yang akrab disapa sebagai Coach Faran menilai kolaborasi ini sangat penting bagi kemajuan dalam kewirausahaan di Indonesia. Karena menurutnya banyak produk buatan UMKM lokal tidak kalah kualitasnya dengan produk luar tetapi namun jadi terhambat karena minimnya kesadaran adopsi teknologi digital

“Produk UMKM lokal tidak kalah dengan produk luar negeri, sebenarnya. Tapi karena adanya jurang dari sisi adopsi teknologi digital dari pelaku UMKM lokal membuat bisnis tidak maksimal dan berdampak ke pemasaran produk tersebut. Oleh karenanya, kolaborasi ini menjadi penting karena Wiranesia juga ikut terlibat dalam kemajuan UMKM di Indonesia,” ujar Faransyah alam keterangan resmi kepada Suara UMKM, Jumat (10/03/2023).

Pemaparan Founder Wiranesia Inkubator, Faransyah Agung Jaya, kepada tim program UMKM Level Up Kemenkominfo. (Dok. Suara UMKM)
Pemaparan Founder Wiranesia Inkubator, Faransyah Agung Jaya, kepada tim program UMKM Level Up Kemenkominfo. (Dok. Suara UMKM)

Jumlah UMKM di Indonesia berdasarkan data Kemenkominfo pada tahun 2022 sebanyak 64 juta unit. Dari 64 juta unit tersebut terdapat 16,4 juta UMKM atau 26 persen yang sudah mengadopsi teknologi digital. Kontribusi UMKM yang sudah digital ini masih di angka 4 persen namun terus naik tiap tahunnya. Proyeksi kontribusi mereka diperkirakan mencapai 18,8 persen pada 2030.

Merupakan pekerjaan rumah yang besar melihat angka-angka tersebut. Oleh karenanya, dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak. Wiranesia Inkubator dipilih oleh Kemenkominfo karena sudah berpengalaman selama 8 tahun. Selain itu, Wiranesia juga memiliki jejaring yang luas meliputi pemerintahan, institusi pendidikan, swasta, komunitas dan media.

BACA JUGA :  Gadepreneur, Program Pegadaian untuk Bantu UMKM Naik Kelas
Suasana meeting antara tim Kemenkominfo dan Wiranesia Inkubator yang berlangsung di Hotel Santika, Depok. (Dok. Suara UMKM)
Suasana meeting antara tim Kemenkominfo dan Wiranesia Inkubator yang berlangsung di Hotel Santika, Depok. (Dok. Suara UMKM)

Menurut Ketua Wiranesia Inkubator, Dany Laksana, keterlibatan Wiranesia diharapkan bisa mewujudkan tujuan dari program UMKM Level Up ini. Dany menambahkan UMKM 100 terpilih dari 20.000 yang ada di binaan Kemenkominfo secara nasional dapat naik kelas sesuai dengan tujuan dari program ini.

“Sinergisitas dan kolaborasi untuk mewujudkan program UMKM naik kelas sangat dibutuhkan. Wiranesia memiliki visi yang sama dengan Kemenkominfo. Hingga kini kita terus berkomunikasi untuk keberlangsungan program ini dengan harapan 100 UMKM terpilih nantinya bisa naik kelas. Jumlah 100 UMKM itu dari 20.000 binaan Kemenkominfo,” katanya dalam keterangan tertulis kepada Suara UMKM, Jumat (10/03/2023).

Sebagai informasi, program UMKM Level Up akan melakukan pendampingan kepada UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia. Fasilitator akan diberikan fasilitas seperti laptop dan paket data selama periode penugasan, tunjangan atau honorarium, serta lokasi pelatihan untuk setiap wilayah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini