
SuaraUMKM, Jakarta – Kekayaan masakan Nusantara memang menjadi kerinduan bagi warga Indonesia yang merantau ke luar negeri. Di tengah minimnya restoran yang menyediakan menu khas Indonesia di luar negeri, Jonas Jia Christian beserta empat orang rekannya mengambil inisiatif untuk membuka Restoran Kaki Lima & Potter Coffee Brewers di Melbourne pada tanggal 25 Maret lalu.
Restoran yang diresmikan oleh Konsulat Jenderal RI untuk Victoria dan Tasmania di Melbourne, Australia, Kuncoro Waseso ini menyediakan beragam menu khas Nusantara serta menu kopi lokal seperti Kopi Tapanuli, Kopi Kalimantan, dan Kopi Flores.
Baca Juga : Workshop Demo Baking Tingkatkan Referensi Kuliner
Langkah membuka usaha di luar negeri oleh anak-anak bangsa seperti yang dilakukan oleh Jonas dan timnya ini diharapkan dapat memperkenalkan Indonesia di kancah internasional serta memberikan dampak positif bagi Indonesia. Hal ini juga didukung sepenuhnya oleh pemerintah, sebagaimana diungkapkan oleh Kuncoro Waseso.
“Kita berharap melalui kreativitas para pemuda ini bisa memberikan dampak positif bagi Indonesia,” kata Kuncoro.
Restoran Kaki Lima & Potter Coffee Brewers yang berkolaborasi dengan Eight Culinary Prosperity Pty Ltd ini merupakan wujud idealisme cinta bangsa, di mana Jonas dan teman-temannya harus mengubah kebiasaan karena menuntut ilmu di Australia.
“Saya berpikir keras apa yang bisa saya dan teman-teman di Melbourne sini sumbangkan untuk bangsa kita, sesuatu yang tidak rumit, tapi sederhana yang bisa membuat masyarakat di sini mengenal negara kita, Indonesia secara langsung,” kata Jonas seperti dilansir oleh CNN Indonesia, Selasa (30/3).
Baca Juga : Kuliner Masih Menjadi Pilihan Usaha Favorit UMKM Binaan Wiranesia Foundation
Sebagai anak rantau, Jonas merasa masakan di Australia tidak dapat menggantikan cita rasa Nusantara. Oleh karena itu, lahir ide untuk membuat UMKM kuliner Restoran Kaki Lima yang mengunggulkan olahan khas Indonesia seperti rendang, nasi gila, rica-rica, hingga gorengan.
Lokasi restoran yang sengaja dipilih oleh Jonas di seberang sirkuit balapan bergengsi Formula 1 dengan tujuan tidak hanya untuk mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang kuliah di sana dan WNI yang tinggal di Australia, tetapi juga untuk masyarakat Melbourne umumnya serta penonton F1 yang berasal dari mancanegara.
Jonas berharap, Restoran Kaki Lima & Potter Coffee Brewers dapat menjadi media untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia lebih banyak kepada masyarakat di Australia serta memperkenalkan Indonesia secara langsung di kancah internasional.
Sumber : CNN Indonesia





