spot_img

UMKM Kampung Batik Pesindon Dilatih Membuat Web Toko Online

Pelatihan pembuatan web toko online untuk UMKM batik di Kampung Batik Pesindon digelar oleh Universitas Pekalongan dan Universitas Sebelas Maret pada Rabu, (13/12). Pelatihan kali ini turut pula melibatkan trainer dari Wiranesia Foundation. (Dok. Suara UMKM)
Pelatihan pembuatan web toko online untuk UMKM batik di Kampung Batik Pesindon digelar oleh Universitas Pekalongan dan Universitas Sebelas Maret pada Rabu, (13/12). Pelatihan kali ini turut pula melibatkan trainer dari Wiranesia Foundation. (Dok. Suara UMKM)

SuaraUMKM, Pekalongan – Universitas Pekalongan dan Universitas Sebelas Maret mengadakan pelatihan pembuatan Web Toko Online untuk UMKM batik di Kampung Batik Pesindon, Pekalongan, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hibah Kosabangsa 2023 yang berjudul “Pemanfaatan Teknologi Inovasi untuk Efisiensi Proses Produksi Batik Menggunakan Mesin Pewarna Kain (Feeder)”.

Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Batik Asti pada tanggal 13 Desember 2023. Dalam pelaksanaannya, tim Kosabangsa Unikal terdiri dari Dwi Edi Wibowo S.H, M.Hum, Dr. Wenti Ayu Sunarjo, S.Kom M.M, Nur Baiti Nasution, S.Pd, M.Sc, Nauval Rabbani S.T, M.T serta Aditya Dimas Sasongko, S.Pd, M.Pd.

Pelatihan diikuti oleh 17 anggota Paguyuban Kampung Batik Pesindon yang memiliki usaha batik. Mereka mendapatkan bimbingan dari dua pemateri, yaitu Dwi Hartanto, trainer dari Wiranesia Foundation, dan Nur Baiti Nasution, dosen dari Universitas Pekalongan. Dalam pelatihan ini, peserta belajar tentang cara membuat dan mengelola web toko online yang menarik dan profesional.

Dwi Hartanto, trainer dari Wiranesia Foundation menjelaskan bahwa pelatihan digitalisasi UMKM adalah upaya untuk mendorong pertumbuhan digital di Indonesia.

Baca Juga : Kolaborasi Pertamina dan Wiranesia Latih Ribuan Womenpreneur Melalui PFpreneur

“Wiranesia Foundation berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia berbasis UMKM di setiap kabupaten dan kota. Salah satu caranya adalah dengan memberikan pelatihan digitalisasi UMKM dan mentor wirausaha melalui inkubator kewirausahaan yang berkolaborasi dengan unsur pentahelix,” tutur Dwi Hartanto.

Dia juga menambahkan pelatihan web toko online yang menyasar UMKM batik di Kampung Batik Pesindon ini bertujuan meningkatkan kapasitas mereka dalam menghadapi tantangan di era digital seperti saat ini.

Suasana pelatihan pembuatan web toko online untuk UMKM batik yang dilaksanakan di dilaksanakan di Rumah Batik Asti, Kampung Batik Pesindon, Pekalongan, Jawa Tengah. (Dok. Suara UMKM)
Suasana pelatihan pembuatan web toko online untuk UMKM batik yang dilaksanakan di dilaksanakan di Rumah Batik Asti, Kampung Batik Pesindon, Pekalongan, Jawa Tengah. (Dok. Suara UMKM)

“Kegiatan pelatihan pembuatan web toko online untuk UMKM batik di Kampung Batik Pesindon adalah salah satu bentuk dari komitmen kami. Kami berharap, melalui pelatihan ini, para pelaku usaha batik di Kampung Batik Pesindon dapat meningkatkan kapasitas dan kemandirian mereka dalam menghadapi era digital. Kami juga berterima kasih kepada Universitas Pekalongan dan Universitas Sebelas Maret yang telah bekerja sama dengan kami dalam kegiatan ini,” ujar Dwi Hartanto.

BACA JUGA :  Ini Sebab Mengapa Banyak UMKM Melirik Pinjaman Online

Salah satu peserta, Mohammad Sholahudin, yang juga merupakan ketua Paguyuban Batik Pesindon berharap media web toko online bisa menjadi sarana pemasaran batik hingga sampai ke pasar internasional.

Baca Juga : Kalahkan E-Commerce, WhatsApp Platform Favorit UMKM Jualan

“Harapannya web toko online dapat menjadi wahana pemasaran bagi batik terutama untuk pasar internasional. Kami ingin memperkenalkan batik Pesindon yang memiliki ciri khas dan kualitas tinggi kepada dunia,” katanya.

Ketua tim Hibah Kosabangsa 2023, Edy Wibowo, menyampaikan apresiasinya kepada para peserta dan pemateri. Edy berharap para peserta yang mengikuti pelatihan ini dapat mengoptimalkan media web tersebut.

“Kami berharap, kegiatan ini tidak hanya menjadi ceremonial saja tapi peserta dapat mengoptimalkan web yang sudah dibuat. Kami juga berencana untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan usaha batik Pesindon setelah pelatihan ini,” tuturnya.

Pelatihan pembuatan web toko online untuk UMKM batik ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian pelaku usaha batik di Kampung Batik Pesindon. Melalui pemanfaatan teknologi inovasi, diharapkan usaha batik Pesindon dapat berkembang dan bersaing di era digital.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Tidak Harus Punya Modal Besar! Cara Menemukan Ide Bisnis dari Pekerjaan dan Keahlian Anda

Series Employee-Preneur - Bagian 4 | tidak harus langsung...

Respons Ancaman MSCI, Coach Faran Dorong UMKM Jadi Patriot Bursa dan Perkuat Investor Lokal

suaraumkm, Jakarta, 23 Oktober 2026 – Isu potensi reklasifikasi...

Dampak Karhutla Kalimantan Ancam Usaha Lokal, Pakar UMKM Minta Intervensi Pemerintah

Jakarta, 16 Oktober 2026 - Bencana kebakaran hutan dan...

Punya Mimpi Bisnis, tetapi Takut Gagal? Kenali 5 Ketakutan yang Menghambat Karyawan Menjadi Pengusaha

Series Employee-Preneur - Bagian 3 : Jangan Menunggu Sampai...