spot_img

Manfaatkan Mudik Lebaran, KemenkopUKM Beri Ruang Bagi UMKM Jabar

Atalia Praratya Ridwan Kamil memperlihatkan produk UMKM, cokelat dodol di gerai Foodhall Oleh-Oleh Umi, Stasiun Bandung, Minggu (24/04/2022).

SUARAUMKM.COM, Bandung – Pelaku UMKM di Jawa Barat diberi kesempatan menjajakan produknya di Foodhall Oleh-Oleh, Stasiun Bandung, mulai 21-27 April 2022. Hal itu dilakukan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) yang memberi ruang bagi para pelaku UMKM di Jawa Barat untuk turut serta memanfaatkan momen Idul Fitri 2022 kali ini.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop UKM, Eddy Satriya menuturkan, mudik Lebaran ini menjadi momen bagi para UMKM untuk bangkit setelah gulung tikar selama dua tahun di masa pandemi covid-19. Terlebih Lebaran tahun ini, pemerintah memperbolehkan masyarakat untuk mudik dan diharapkan membeli produk UMKM sebagai oleh-oleh ke kampung halaman.

“Inikan kesempatan besar karena bagaimana pun juga, Insyaallah penduduk Indonesia itu sudah banyak tabungan setelah dua tahun tidak mudik. Artinya mereka juga tentu punya persiapan lebih dari biasanya. Harapannya tentu saja ini juga pengeluaran spending mereka itu disamping akomodasi, ada juga buat oleh-oleh yang berasal dari UMKM,” ujar Eddy, dikutip dari Medcom, usai meninjau gerai Foodhall Ole Ole Umi di halaman Stasiun Bandung, Minggu (24/04/2022).

Eddy mengaku, selain di Stasiun Bandung ada beberapa tempat lainnya yang siap mewadahi pelaku UMKM di momen mudik Lebaran seperti di rest area tol wilayah Jabar dan Jateng. Dirinya berharap, di momen Lebaran ini bisa membangkitkan para pelaku UMKM yang jumlahnya sekitar 64 juta.

“Tentu kami berharap, momen mudik ini bisa membangkitkan UMKM,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jabar, Atalia Praratya Ridwan Kamil mengatakan, para pelaku UMKM yang terpilih dalam program tersebut yakni yang telah lolos kurasi. Produk yang dihadirkan pun beragam jenis mulai dari minuman kesehatan dari jahe, jeruk nipis dalam kemasan, cilok serta fesyen.

BACA JUGA :  Demi buka peluang pasar UMKM, usaha batik harus dikembangkan

“Dari berbagai macam bidang; ada makanan, fesyen dan pernak pernik lainnya. Jadi saya berharap ini adalah momentum kita bersama untuk kembali bangkit,” kata Atalia ditempat yang sama.

Diakui Atalia, daya beli masyarakat terhadap produk UMKM masih menurun. Sehingga mudik Lebaran ini menjadi momen bagi para pelaku UMKM unjuk gigi.

“UMKM kita ini selama masa pandemi Covid-19 banyak yang goyah,” lanjutnya.

Atalia juga mengajak kepada masyarakat yang berencana mudik untuk membeli oleh-olehnya produk UMKM. Karena berbagai macam produk ada. Mulai makanan, fesyen, dan oleh-oleh lainnya.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Logo UMKM Bukan Sekadar Gambar:7 Prinsip Dasar Agar Brand Melekat di Ingatan Konsumen

Penulis: Eri Febriyanti Logo UMKM sering dianggap sekadar gambar penghias...

Bagaimana UMKM Bisa Menang di Pasar Digital dengan Strategi Visual yang Cerdas

Penulis : Nata Syafa Lena Dalam arus deras informasi digital...

Visual dan Marketing TikTok Shop sebagai Strategi Anak Desain untuk UMKM

Penulis: Nadya Safwah Priadi Perkembangan e-commerce berbasis media sosial menjadikan...

Jangan Asal Bungkus! Tips dan Trik Desain Kemasan agar Produk UMKM Laris Dilirik

Penulis: Salsabila Khairunnisa Di tengah persaingan produk UMKM yang semakin...