
SuaraUMKM, Jakarta – Pemberdayaan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan koperasi menjadi hal penting dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah. Di Provinsi Aceh, hal tersebut ditempuh oleh Dinas Koperasi dan UKM. Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Aceh, Azhari, mengatakan bahwa sebanyak 299 ribu pelaku UMKM dan koperasi tersebar di 23 kabupaten/kota di Aceh telah menerima bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disediakan oleh pemerintah.
“Alhamdulillah, saat ini sekitar 68 persen dari total Rp3 triliun dana KUR yang ada di Bank Syariah Indonesia sudah disalurkan hingga saat ini di tahun 2023,” kata Azhari, Senin (21/8/2023).
Baca Juga : Bank Aceh Harap Action Expo UMKM 2023 Jadi Jembatan UMKM Perluas Pasar
Lebih jauh, Azhari mengungkapkan bahwa sekitar 51 persen dari total alokasi dana KUR yang dianggarkan oleh Bank Aceh Syariah juga telah diberikan kepada pelaku UMKM yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Aceh.
Azhari menekankan pentingnya bantuan ini dalam membantu pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan mengembangkan usaha mereka. Dengan dukungan modal usaha ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat bergerak maju dan meraih kesuksesan lebih besar di masa depan.
Lebih lanjut, Azhari berharap agar pelaku UMKM di Provinsi Aceh dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dengan membuka peluang lapangan kerja baru. Selain itu, peningkatan pendapatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi lokal juga diharapkan dapat tercapai melalui upaya kolaboratif ini.
Baca Juga : Bangkitkan UMKM Lokal, Pemkab Aceh Barat Jalin Kerjasama dengan Indomaret
Azhari juga menjelaskan bahwa pemerintah terus berupaya untuk menyediakan bantuan modal usaha bagi masyarakat melalui skema pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Langkah ini bertujuan untuk mempermudah para pelaku UMKM dan koperasi di Aceh dalam mengembangkan bisnis mereka.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para pelaku UMKM dan koperasi di Aceh dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi lokal di setiap daerah di Provinsi Aceh. Hal ini diharapkan akan menciptakan peluang lapangan kerja baru, serta memperkuat daya beli dan perekonomian masyarakat secara keseluruhan.
Sumber : Sekretariat Daerah Aceh





