spot_img

Wiranesia Foundation Hadiri Audiensi Bersama Kementerian Agama, Bahas Sinergi Pemberdayaan UMKM Halal

Coach Faran Hadiri Audiensi Bersama Kementerian Agama, Bahas Sinergi Pemberdayaan UMKM Halal, suaraumkm

SuaraUMKM, Jakarta – Wiranesia Foundation, memenuhi undangan rapat audiensi resmi dengan jajaran Kementerian Agama Republik Indonesia pada Kamis 14 Agustus 2025 di Kantor Kementerian Agama, Jakarta. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, membahas peluang sinergi program pemberdayaan UMKM, khususnya dalam penguatan ekosistem produk halal di Indonesia.

Dalam audiensi tersebut, Coach Faran memaparkan pengalaman Wiranesia Foundation yang selama ini aktif melakukan pendampingan UMKM, mulai dari pelatihan digitalisasi, branding produk, hingga inkubasi usaha. Menurutnya, salah satu tantangan besar yang dihadapi pelaku UMKM saat ini adalah keterbatasan akses dalam mendapatkan sertifikasi halal, padahal hal tersebut menjadi salah satu kunci peningkatan daya saing, baik di pasar domestik maupun global.

> “Kami melihat sertifikasi halal bukan sekadar label, tetapi jembatan kepercayaan antara produsen dan konsumen. Dengan kolaborasi yang baik, UMKM kita akan lebih mudah menembus pasar, bahkan hingga ke mancanegara,” ujar Coach Faran dalam pertemuan tersebut.

Pihak Kementerian Agama menyambut baik pemaparan tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung pelaku usaha kecil dan menengah dalam proses sertifikasi halal. Dukungan ini mencakup percepatan layanan, pendampingan teknis, serta kerja sama dengan komunitas pendamping UMKM seperti Wiranesia Foundation.

Selain membahas aspek sertifikasi halal, audiensi juga menyinggung pentingnya literasi keuangan syariah, penguatan komunitas wirausaha berbasis pesantren, hingga peluang kolaborasi dalam program pembinaan UMKM di daerah-daerah.

Dokumentasi tanggapan pihak kementerian agama terkait penjelasan coach faran, suaraumkm

> “Kami yakin, jika pendekatan pemberdayaan UMKM dilakukan secara inklusif dengan melibatkan komunitas, maka keberlanjutan program akan lebih terjamin. Inilah semangat yang ingin kami sinergikan bersama Wiranesia,” ungkap perwakilan Kementerian Agama.

Audiensi ini menjadi langkah awal yang strategis dalam membuka jalan kolaborasi antara sektor sosial, komunitas wirausaha, dan pemerintah. Ke depan, diharapkan sinergi ini dapat melahirkan berbagai inisiatif nyata, mulai dari pusat pendampingan halal, program pelatihan berbasis komunitas, hingga jaringan pemasaran produk halal yang lebih luas.

BACA JUGA :  Dalam Rangka Perluas Pasar UMKM, PT KAI Cirebon Adakan Pameran UMKM Di Stasiun
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji, Kemenhaj Gelar Expo UMKM Terintegrasi Manasik Haji

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah melalui Direktorat Jenderal...

BRI BO BRIlian Kunjungi Merchant, Penetrasi Pengunaan Mesin EDC

JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia Branch Office Menara BRILiaN...

BRI BO Bekasi Siliwangi Salurkan Bingkisan Ramadan 1447H

BEKASI - BRI Branch Office Bekasi Siliwangi kembali menggelar...

BRI BO Tambun Bagikan Paket Sembako Untuk Korban Banjir Cabangbungin

BEKASI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO)...