
SuaraUMKM, Jakarta — Di tengah hangatnya suasana syukuran ulang tahun ke-50, Coach Faransyah Jaya—yang akrab disapa Coach Faran—secara resmi meluncurkan autobiografinya yang berjudul “Membangun Rumah di Surga: From Sosiopreneur to Filantropis”. Acara yang digelar secara khidmat namun penuh keakraban ini bukan hanya menjadi momen refleksi perjalanan hidup sang triliuner sosial, tetapi juga menjadi penanda babak baru perjuangan kebermanfaatan yang ia bangun bersama komunitas UMKM, dunia pendidikan, dan gerakan filantropi di Indonesia.
Buku yang diluncurkan ini bukan sekadar catatan perjalanan hidup, melainkan sebuah narasi transformasi yang menginspirasi. Dalam sinopsisnya, Coach Faran menuturkan:
“Dalam dunia bisnis yang penuh persaingan, saya ingin menghadirkan narasi bahwa bisnis bisa menjadi jalan ibadah, dan kekayaan hanyalah alat untuk membangun rumah di surga.”

Autobiografi ini mengajak pembaca menyusuri langkah-langkah panjang yang telah ia tempuh—mulai dari bangku kuliah di Trisakti, perjuangan bekerja sebagai waiter hingga office boy di Amerika Serikat, hingga akhirnya menduduki posisi CEO perusahaan triliunan rupiah. Namun di balik semua prestasi itu, tersimpan keputusan besar yang mengubah arah hidupnya: meninggalkan gemerlap korporasi demi mengabdi pada masyarakat akar rumput.
Buku ini ditulis dalam gaya naratif yang jujur dan reflektif. Pembaca diajak menyelami dinamika batin dan pertarungan nilai yang dialami Coach Faran—dari gegar budaya di negeri Paman Sam, perjuangan menghidupkan kembali ekonomi keluarga, hingga tekad kuat membangun ekosistem UMKM dan pendidikan berbasis kebermanfaatan.
Tak kalah menarik, dalam kisahnya, Coach Faran juga menyatakan penolakannya terhadap godaan politik dan kekuasaan. Baginya, menjadi pengusaha bukanlah puncak prestasi, tetapi anak tangga menuju amal jariyah yang terus mengalir.
“Inilah kisah nyata seorang pejuang yang memilih mengisi hidupnya dengan makna, bukan sekadar angka,” tulisnya dalam salah satu bagian buku.

Acara peluncuran dan syukuran ini dihadiri oleh tokoh-tokoh pendidikan, komunitas UMKM, pegiat sosial, hingga rekan-rekan seperjuangan Coach Faran. Mereka memberikan apresiasi tinggi terhadap karya dan kontribusi nyata Coach Faran dalam dunia sosiopreneurship dan filantropi.
Dengan diluncurkannya Membangun Rumah di Surga, Coach Faran berharap semakin banyak generasi muda dan pelaku usaha yang tidak hanya mengejar profit, tapi juga makna dan kebermanfaatan sosial. Buku ini menjadi undangan terbuka bagi siapa saja yang ingin menjadikan hidupnya sebagai investasi akhirat.

Tentang Penulis:
Dr. Faransyah Jaya adalah seorang sosiopreneur, edukator, dan filantropis yang telah mengabdikan hidupnya untuk membangun ekosistem usaha mikro, pendidikan kewirausahaan, dan gerakan sosial di Indonesia. Ia adalah pendiri berbagai program pemberdayaan UMKM dan kini aktif sebagai mentor dan pembicara nasional.






MasyaAllah beliau adalah guru besar saya sekaligus mentor saya,,dari beliau sy banyak belajar banyak hal,ilmu2 yg di berikan semakin membawa usaha dan pola pikir sy semakin berkembang. Perkataan beliau selalu terngiang di setiap langkah sy,terimakasih coach faran 🙏🏻sehat dan sukses bersama
“Usahaku adalah syurgaku” 🤲🏻🙏🏻🥳🥰
Masya Allah tabarakallah, barokallah fii kum coach.