spot_img

Produk UMKM Indonesia Unjuk Gigi di FHA Food & Beverage Singapura

KBRI Singapura bekerja sama dengan Bank Indonesia turut berpartisipasi dengan menghadirkan Pavillion Indonesia di FHA Food & Beverage 2023 Singapura yang menampilkan 15 UMKM unggulan Indonesia dari berbagai provinsi. (Dok. Kemenlu RI)
KBRI Singapura bekerja sama dengan Bank Indonesia turut berpartisipasi dengan menghadirkan Pavillion Indonesia di FHA Food & Beverage 2023 Singapura yang menampilkan 15 UMKM unggulan Indonesia dari berbagai provinsi. (Dok. Kemenlu RI)

SuaraUMKM, Jakarta – Pameran FHA Food & Beverage 2023 yang digelar di Hall 6 Singapore Expo pada 25–28 April 2023 menjadi ajang bagi UMKM Indonesia untuk unjuk gigi dan mempromosikan produk makanan dan minuman mereka.

Atase Perdagangan Indonesia di Singapura bekerja sama dengan KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) dan BI (Bank Indonesia) dalam upaya menghadirkan produk Indonesia yang bermutu dan siap bersaing di pasar global.

FHA Food & Beverage merupakan salah satu pameran produk makanan dan minuman berskala internasional terbesar di Asia. Indonesia Pavilion dalam pameran tersebut memamerkan 14 UMKM eksportir produk makanan dan minuman, meski berskala UMKM namun mereka menjamin kualitas dan standar internasional.

Baca Juga : Pelaku UMKM Asal Batam Siap Adaptasi Sistem Pembayaran QRIS Antarnegara

Produk yang ditawarkan di Indonesia Pavilion meliputi camilan ringan artisan berbahan baku tempe dan singkong, serta produk jamu siap minum. Keikutsertaan para pelaku UMKM dalam pameran ini juga memberikan akses yang lebih luas ke pasar global.

Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar RI untuk Singapura, Suryo Pratomo, memberikan pesan agar Indonesia dapat memanfaatkan momentum pulihnya ekonomi dan tingkat permintaan di kawasan regional secara maksimal.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekspor, terutama pada produk makanan dan minuman yang merupakan salah satu tulang punggung industri Indonesia.

Baca Juga : Produk UMKM Cianjur Jadi Primadona di ASEAN

Tercatat, ekspor produk makanan dan minuman Indonesia tahun 2022 mengalami peningkatan yang cukup tinggi, yaitu sebesar 17,6 persen atau mencapai 44 miliar dolar AS.

Atase perdagangan Indonesia di Singapura, Billy Anugerah, menjelaskan bahwa industri makanan dan minuman Indonesia berhasil tumbuh sebesar 4,93 persen, bahkan menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri pengolahan nonmigas sebesar 38,35 persen.

BACA JUGA :  Pemkab Donggala Nyatakan Kesiapan Aplikasi Transportasi Draiv Sebagai Layanan Dalam Bantu Pemasaran Pelaku UMKM

Menurutnya, produk makanan dan minuman memang berperan sentral dalam mendukung ekspor nasional. Oleh karena itu, pihaknya berharap agar masyarakat, terutama Warga Negara Indonesia (WNI), turut berpartisipasi dengan mengunjungi Indonesia Pavilion dalam pameran FHA Food & Beverage 2023 di Singapura.

Sumber : Good News From Indonesia

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Dorong Kedaulatan Ekonomi Rakyat, BRI Menara BRILiaN Berpartisipasi di Seminar Nasional Kopdes Merah Putih

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui...

Jumat Berkah, BRI BO Gatot Subroto Tebar 90 Paket ke Panti Asuhan Khoirul Ittihad Jakarta

JAKARTA - Semangat berbagi kembali digaungkan BRI. Kali ini...

Wawasan Nusantara: Panduan Lama untuk Tantangan Baru

Penulis : Daffa Atha Zafran Mahasiswa Program Studi Ilmu komunikasi...

International Webinar 2026 Bahas Dampak Geopolitik Global terhadap Pertumbuhan Bisnis Dalam Negeri

Bandung, 9 Juni 2026 — Perubahan geopolitik global kini...