
Penulis : Amirulloh
SuaraUMKM, Jakarta – Memulai sebuah usaha memang memerlukan keuletan dan kesabaran. Seperti itulah sosok yang tergambar dari seorang Syamsi Dhuha, pria asal Banyumas-Jawa Tengah yang beberapa tahun belakangan ini berkarya dalam bidang handycraft. Usaha yang dimulainya pada tahun 2008 sempat beberapa kali mengalami pasang surut dan terakhir pada krisis pandemic Covid19 2020 yang lalu. Namun dengan semangat yang pantang menyerah dan menyadari bahwa sebuah usaha itu pasti ada masa-masa sulitnya, beliau tetap eksis dan berkarya hingga saat ini.
Pria yang akrab disapa dengan Mas Syamsi ini adalah juga penyandang disabilitas daksa, beliau tergabung dalam komunitas disabilitas di Indonesia dan juga tergabung dalam komunitas UMKM Jakpreneur di Jakarta Selatan. Beberapa handycraft yang di hasilkannya berupa tas lukis, helm motif batik, boneka, juga ada berbagai macam pajangan dinding dan itu semua beliau buat dari daur ulang kertas koran dan bahan kain yang sudah tak terpakai.

Pemasaran yang sering dilakukannya menggunakan metode offline dan online, beliau juga beberapa kali mengikuti event bazaar yang diadakan oleh pemerintah maupun pihak swasta. Beberapa pelanggannya tidak hanya dari dalam negeri saja namun ada beberapa dari luar negeri seperti Austrlia dan Amerika Serikat.
Selain bergerak dalam bidang UMKM Mas Syamsi juga adalah seorang atlit paralympic, beliau yang saat ini berusia 54th tercatat juga sebagai atlet tenis meja dari kota Bogor-Jawa Barat. Dan pada bulan November 2022 nanti beliau akan bertanding dalam kejuaraan PEPARDA (Pekan Paralympic Daerah) di kota Bekasi-Jawa Barat.
Memegang moto hidup untuk berkarya tanpa kenal lelah inilah yang memotivasinya untuk terus bergerak positif dalam berusaha dan berkarya. Dalam kesehariannya Mas Syamsi juga telah banyak membantu teman-teman disabilitas dan non disabilitas agar bisa tumbuh dan berkembang dalam berwirausaha.

Demikianlah kisah dari seorang pelaku UMKM Syamsi Dhuha yang sampai saat ini masih terus berkarya. Semoga dengan kisah ini bisa memotivasi pembaca untuk terus bergerak khususnya dalam berwirusaha.





