spot_img

Pemkot Jakbar Harapkan Pelaku UMKM Ikuti Bazar Tuk Dorong Digitalisasi Dengan Pembayaran digital

Pemkot Jakbar Harapkan Pelaku UMKM Ikuti Bazar Tuk Dorong Digitalisasi Dengan Pembayaran digital, Sumber : Istimewa

SuaraUMKM, Jakarta – Pemerintah Kota Jakarta Barat mengharapkan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang mengikuti bazar di kecamatan untuk melakukan digitalisasi pembayaran, mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) dan mereaktivasi akun Jakpreneur serta menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Dalam rangka memeriahkan HUT Ke-496 DKI Jakarta, kami mengadakan bazar di delapan kecamatan. Kami mendorong mereka untuk menerapkan beberapa akses layanan,” ungkap Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Barat, Iqbal Idham Ramid melalui keterangannya pada Senin.

Selain itu, kata Iqbal, pelaku UMKM difasilitasi untuk mendigitalisasi usaha mereka dengan penerapan “Quick Response Code Indonesia Standard” (QRIS), mengurus NIB dan mereaktivasi akun untuk pembaharuan profil usaha di web Jakpreneur.

Melalui QRIS ini, ungkap dia, pelaku UMKM bisa mendigitalisasi pembayaran transaksi dagangan mereka sehingga lebih efektif.

“Lebih dari itu kami juga dorong dan bantu mereka (pelaku UMKK) untuk terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Iqbal.

Terkait NIB, Iqbal mengatakan, ada beberapa urgensi NIB yang membuat para pelaku UMKM perlu untuk mengurusnya. Yakni, untuk memperoleh legalitas usaha serta mempermudah akses bantuan usaha dari pemerintah.

Dia mengatakan, dari 35.000 binaan Jakpreneur Jakarta Barat, baru ada 5.000-6.000 anggota yang sudah melakukan pembaharuan profil usaha pada web Jakpreneur.

Melalui web tersebut, binaan Jakpreneur juga bisa mengajukan kebutuhan atau fasilitas tertentu yang dibutuhkan dalam menjalankan usahanya.

Camat Kembangan, Joko Suparno mengatakan, bazar di halaman Kantor BPN tersebut digelar selama dua hari pada 26-27 Juni 2023. Kegiatan diikuti sebanyak 30 pelaku UMKM Jakpreneur binaan Kecamatan Kembangan.

Dalam bazar tersebut, pelaku UMKM menjual berbagai jenis kuliner, yaitu bakso, kerak telur, kebab, aneka kue dan lain sebagainya.

Ibeh (57), salah satu peserta dengan nama Warung H Ibeh mengapresiasi bazar yang dilakukan Kecamatan Kembangan. Dia  menjual selendang mayang, bir pletok, kembang goyang, peyek kacang dan opak.

BACA JUGA :  Pemkot Jaksel Edukasi Pelaku UMKM Tuk Jual Makanan Sehat dan Halal

“Saya sudah usaha dagang makanan 15 tahun. Dengan adanya bazar ini semoga semakin maju,” katanya.

Sumber Informasi : Antaranews.com

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Tidak Harus Punya Modal Besar! Cara Menemukan Ide Bisnis dari Pekerjaan dan Keahlian Anda

Series Employee-Preneur - Bagian 4 | tidak harus langsung...

Respons Ancaman MSCI, Coach Faran Dorong UMKM Jadi Patriot Bursa dan Perkuat Investor Lokal

suaraumkm, Jakarta, 23 Oktober 2026 – Isu potensi reklasifikasi...

Dampak Karhutla Kalimantan Ancam Usaha Lokal, Pakar UMKM Minta Intervensi Pemerintah

Jakarta, 16 Oktober 2026 - Bencana kebakaran hutan dan...

Punya Mimpi Bisnis, tetapi Takut Gagal? Kenali 5 Ketakutan yang Menghambat Karyawan Menjadi Pengusaha

Series Employee-Preneur - Bagian 3 : Jangan Menunggu Sampai...