spot_img

Dukung UMKM Go Internasional, Bea Cukai Kirim Sampel Produk UMKM Ke Jeddah Arab Saudi

Dukung UMKM Go Internasional, Bea Cukai Kirim Sampel Produk UMKM Ke Jeddah Arab Saudi, Sumber : Istimewa

SuaraUMKM, Jakarta – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Provinsi Aceh mengirim sampel produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari provinsi ujung barat itu ke Jeddah, Arab Saudi.

Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Provinsi Aceh Isnu Irwantoro di Banda Aceh, Jumat, mengatakan sampel tersebut untuk dipamerkan dengan tujuan memenuhi kebutuhan jamaah haji nantinya.

“Sampel produk UMKM Aceh itu nantinya dipamerkan di Jeddah. Tujuan selanjutnya, produk UMKM itu bisa diekspor ke Arab Saudi untuk kebutuhan jamaah haji. Rencananya, sampel produk UMKM itu dikirim pertengahan Maret ini,” kata Isnu Irwantoro.

Isnu Irwantoro mengatakan beberapa produk UMKM yang dikirim tersebut di antaranya makanan ringan, bumbu masakan, olahan minuman, pakaian seperti jilbab dan sarung, kosmetika, parfum, dan lainnya.

Menurut Isnu Irwantoro, tujuan pengiriman sampel tersebut untuk membuka peluang pasar produk UMKM asal Aceh. Sasarannya, untuk memenuhi kebutuhan jamaah haji Indonesia, dan Aceh pada khususnya.

“Pengiriman sampel ini merupakan upaya kami mendukung pasar produk UMKM Aceh. Tentunya ini menjadi peluang bagi UMKM Aceh membuka pasar ekspor ke Timur Tengah. Kami yakin produk UMKM Aceh mampu bersaing,” kata Isnu Irwantoro.

Meski masih sebatas untuk memenuhi kebutuhan jamaah haji, kata Isnu Irwantoro, tidak tertutup kemungkinan ekspor produk UMKM Aceh bisa berlanjut untuk kebutuhan masyarakat di negara tersebut.

“Apalagi, pasar di Arab Saudi, maupun negara di Timur Tengah lainnya terbuka bagi produk UMKM dari Aceh. Peluang ini harus ditangkap pelaku UMKM dengan meningkatkan kualitas produk,” kata Isnu Irwantoro.

Deputi Hubungan Antarlembaga Bank Syariah Regional Aceh Saiful Musadir mengatakan pihaknya mendukung pembiayaan produk UMKM melalui kredit usaha rakyat (KUR) nilai mencapai Rp3 triliun.

BACA JUGA :  Kepala Staf Kepresidenan Sebut Pelaku UMKM Harus Manfaatkan Platform Daring Tuk Perluas Pasar Hingga Go International

“Pelaku UMKM di Aceh bisa memanfaatkan pembiayaan KUR ini bisa untuk meningkatkan produktivitas, sehingga rencana ekspor produk bisa terpenuhi,” kata Saiful Musadir.

Sumber Informasi : antaranews.com

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Setelah Business Check Up, Apa yang Harus Diperbaiki? Kenali Strategi 5P untuk UMKM

SuaraUMKM, Jakarta - Setelah melakukan Business Check Up, mungkin...

Business Check Up: Sudah Sehatkah Bisnis UMKM Anda?

Pada artikel sebelumnya, kita membahas bahwa UMKM naik kelas...

Kenapa Banyak UMKM Sulit Naik Kelas? Coba Cek 5 Pondasi Bisnis Ini

Banyak pelaku UMKM menganggap naik kelas berarti omzet harus...

Dorong Kedaulatan Ekonomi Rakyat, BRI Menara BRILiaN Berpartisipasi di Seminar Nasional Kopdes Merah Putih

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui...