spot_img

BRI BO Warung Buncit & Poltekpin Tanda Tangani Kerjasama Layanan Perbankan

JAKARTA – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Warung Buncit menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin).

Adapun kerjasama yang dilakukan berupa pembayaran payrol pegawai di lingkungan Poltekpin.

Penandatanganan PKS payrol gaji dilaksanakan di Kampus Poltekpin, Tangerang pada 7 Januari 2026.

Proses penandatanganan PKS payrol ini dilakukan oleh BO Head BRI Warung Buncit, Ahmad Sudiyana Suwandi dan Direktur Poltekpin, Odi Jarodi.

BO Head BRI Warung Buncit, Ahmad Sudiyana Suwandi menjelaskan, penandatangan PKS payrol ini merupakan bentuk nyata kerjasama berupa pemberian layanan perbankan dari BRI Warung Buncit ke pegawai di lingkungan Kampus Poltekpin.

“Tentunya kami akan memberikan pelayanan perbankan terbaik untuk seluruh pegawai disini sebagai nasabah,” ungkapnya.

Direktur Poltekpin, Odi Jarodi menambahkan, dengan adanya kerjasama payrol dengan BRI Warung Buncit diharapkan bisa melayani kebutuhan perbankan dari seluruh pegawai Kampus Poltekpin.

“Besar harapan kami ke depan akan semakin mudah dalam melakukan transaksi perbankan dan juga dapat menikmati program unggulan BRI,” tutup Odi.

BACA JUGA :  Punya Mimpi Bisnis, tetapi Takut Gagal? Kenali 5 Ketakutan yang Menghambat Karyawan Menjadi Pengusaha
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Dampak Karhutla Kalimantan Ancam Usaha Lokal, Pakar UMKM Minta Intervensi Pemerintah

Jakarta, 16 Oktober 2026 - Bencana kebakaran hutan dan...

Punya Mimpi Bisnis, tetapi Takut Gagal? Kenali 5 Ketakutan yang Menghambat Karyawan Menjadi Pengusaha

Series Employee-Preneur - Bagian 3 : Jangan Menunggu Sampai...

Gaji Aman, Masa Depan Belum Tentu: Mengapa Karyawan Perlu Memiliki Penghasilan Kedua?

Series Employee-Preneur - Bagian 2 : Jangan Hanya Mengandalkan...

Masih Jadi Karyawan, Sampai Kapan? Saatnya Mulai Berpikir Seperti Pengusaha

Series Employee-Preneur - Bagian 1: Dari Karyawan Menjadi Pengusaha...