spot_img

Pasar Tiban Munculkan Potensi UMKM Wilayah di Yogyakarta

Kegiatan Pasar Tiban UMKM di Kel. Prenggan, Kotagede Yogyakarta, Minggu (9/7/2023) (Dok: Istimewa)
Kegiatan Pasar Tiban UMKM di Kel. Prenggan, Kotagede Yogyakarta, Minggu (9/7/2023) (Dok: Istimewa)

SuaraUMKM, Jakarta – Pasar tiban atau pasar dadakan telah terbukti sangat efektif sebagai sarana untuk menggali potensi-potensi UMKM yang ada di setiap wilayah. Selain itu, pasar tiban juga memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha lokal untuk menguji pasar dan menentukan apakah produk mereka layak untuk dijual atau tidak. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan fasilitas yang memadai, dan salah satunya adalah melalui pasar tiban yang diselenggarakan di berbagai Kelurahan.

Serka Kristanto, Babinsa Kelurahan Rejowinangun Koramil 08/Kotagede Yogyakarta, saat melakukan pemantauan pasar tiban, menyampaikan pentingnya pasar tiban dalam mendukung usaha para pelaku UMKM di wilayah tersebut. Dengan adanya pasar tiban, setiap pelaku usaha di wilayah dapat melakukan uji pasar untuk mengetahui apakah produk yang mereka tawarkan layak untuk diperjualbelikan.

Baca Juga : Puluhan Produk UMKM Sleman Berhasil Tembus Pasar Mancanegara

“Selain menjadi ajang pemasaran produk UMKM wilayah, kegiatan pasar tiban ini juga diramaikan dengan kegiatan senam sehat dan lomba menggambar bagi anak-anak di wilayah,” jelas Serka Kristanto.

Babinsa menambahkan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal dan mendukung produk-produk lokal seperti produk UMKM.

Baca Juga : Dinkop UKM Yogyakarta Targetkan 1800 Pelaku UMKM Peroleh Sertifikat PIRT

“Dengan mengikuti kegiatan senam bersama, diharapkan dapat menyehatkan warga, meningkatkan kreativitas generasi dengan adanya lomba menggambar dan meningkatkan promosi produk UMKM yang ada,” kata Babinsa, menambahkan.

Kegiatan Pasar Tiban UMKM, jalan sehat, dan lomba menggambar diadakan di sepanjang Jalan Pangeran Romo Rw. 03, Kampung Winong, Kelurahan Prenggan, Kecamatan Kotagede pada hari Minggu, 9 Juli 2023. Melalui pasar tiban dan kegiatan sosial semacam ini, diharapkan UMKM di wilayah tersebut dapat terus berkembang dan mendapatkan dukungan yang lebih besar dari masyarakat setempat.

BACA JUGA :  Pemkot Jakbar Gandeng BUMD Dan Universitas Dalam Upaya Membina Pelaku UMKM Jakpreneur

Sumber : RRI

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Dampak Karhutla Kalimantan Ancam Usaha Lokal, Pakar UMKM Minta Intervensi Pemerintah

Jakarta, 16 Oktober 2026 - Bencana kebakaran hutan dan...

Punya Mimpi Bisnis, tetapi Takut Gagal? Kenali 5 Ketakutan yang Menghambat Karyawan Menjadi Pengusaha

Series Employee-Preneur - Bagian 3 : Jangan Menunggu Sampai...

Gaji Aman, Masa Depan Belum Tentu: Mengapa Karyawan Perlu Memiliki Penghasilan Kedua?

Series Employee-Preneur - Bagian 2 : Jangan Hanya Mengandalkan...

Masih Jadi Karyawan, Sampai Kapan? Saatnya Mulai Berpikir Seperti Pengusaha

Series Employee-Preneur - Bagian 1: Dari Karyawan Menjadi Pengusaha...