
SuaraUMKM, Jakarta – Pasar tiban atau pasar dadakan telah terbukti sangat efektif sebagai sarana untuk menggali potensi-potensi UMKM yang ada di setiap wilayah. Selain itu, pasar tiban juga memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha lokal untuk menguji pasar dan menentukan apakah produk mereka layak untuk dijual atau tidak. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan fasilitas yang memadai, dan salah satunya adalah melalui pasar tiban yang diselenggarakan di berbagai Kelurahan.
Serka Kristanto, Babinsa Kelurahan Rejowinangun Koramil 08/Kotagede Yogyakarta, saat melakukan pemantauan pasar tiban, menyampaikan pentingnya pasar tiban dalam mendukung usaha para pelaku UMKM di wilayah tersebut. Dengan adanya pasar tiban, setiap pelaku usaha di wilayah dapat melakukan uji pasar untuk mengetahui apakah produk yang mereka tawarkan layak untuk diperjualbelikan.
Baca Juga : Puluhan Produk UMKM Sleman Berhasil Tembus Pasar Mancanegara
“Selain menjadi ajang pemasaran produk UMKM wilayah, kegiatan pasar tiban ini juga diramaikan dengan kegiatan senam sehat dan lomba menggambar bagi anak-anak di wilayah,” jelas Serka Kristanto.
Babinsa menambahkan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal dan mendukung produk-produk lokal seperti produk UMKM.
Baca Juga : Dinkop UKM Yogyakarta Targetkan 1800 Pelaku UMKM Peroleh Sertifikat PIRT
“Dengan mengikuti kegiatan senam bersama, diharapkan dapat menyehatkan warga, meningkatkan kreativitas generasi dengan adanya lomba menggambar dan meningkatkan promosi produk UMKM yang ada,” kata Babinsa, menambahkan.
Kegiatan Pasar Tiban UMKM, jalan sehat, dan lomba menggambar diadakan di sepanjang Jalan Pangeran Romo Rw. 03, Kampung Winong, Kelurahan Prenggan, Kecamatan Kotagede pada hari Minggu, 9 Juli 2023. Melalui pasar tiban dan kegiatan sosial semacam ini, diharapkan UMKM di wilayah tersebut dapat terus berkembang dan mendapatkan dukungan yang lebih besar dari masyarakat setempat.
Sumber : RRI





