spot_img

Digelar Agustus, Pameran Ekraf Seram Bagian Timur Libatkan 100 Desa

Ibnu Reza Waraiya, dari komunitas Pasiar Foundation selaku penyelenggara pameran ekraf Seram Bagian Timur. (Ambon Kita/Husen Toisuta)
Ibnu Reza Waraiya, dari komunitas Pasiar Foundation selaku penyelenggara pameran ekraf Seram Bagian Timur. (Ambon Kita/Husen Toisuta)

SuaraUMKM, Jakarta – Pameran ekonomi kreatif yang berhasil digelar di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) akan segera kembali dihelat. Kali ini, acara tersebut akan melibatkan partisipasi dari 100 desa yang akan memamerkan puluhan produk dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pesiar Foundation, sebuah komunitas yang telah menggelar kegiatan ini secara rutin sejak tahun 2015, kembali menjadi penyelenggara utama. Tahun ini, mereka berencana menjalin kerja sama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Maluku guna mengoptimalkan potensi pameran ekonomi kreatif tersebut.

Ibnu Reza Waraiya, perwakilan dari Pesiar Foundation, menjelaskan bahwa kegiatan ini digagas dengan tujuan utama merangsang kreativitas pelaku UMKM serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah tersebut.

“Kami mencoba merangsang pelaku-pelaku ekonomi kreatif dengan melakukan pameran di Kabupaten Seram Bagian Timur,” kata Reza di Ambon, Selasa (13/6/2023).

Baca Juga : Dispar Provinsi Maluku Akan Kembangkan UMKM Di Tempat Wisata

Pameran ekonomi kreatif pertama kali diadakan pada tahun 2019 bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten SBT, yang berhasil menampilkan 40 produk UMKM. Sayangnya, pada tahun 2020 dan 2021, kegiatan tersebut terpaksa dihentikan akibat pandemi yang melanda. Namun, pada tahun 2022, pameran kembali digelar dengan kesuksesan memamerkan 95 produk UMKM dan dihadiri oleh Bupati SBT, Abdul Mukti Keliobas.

“Artinya setiap tahun kita meningkat. Dan untuk pertama kalinya pada tahun 2023 ini kita mencoba bersinergi dengan Pemerintah Provinsi, dan dari 198 desa yang ada di SBT, kita menargetkan 100 desa yang akan hadir,” ungkapnya.

Pasiar Foundation akan menjalin kerja sama dengan Pemerintah Daerah Maluku setelah melakukan koordinasi dengan 8 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), termasuk Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Penanaman Modal, dan PTSP.

BACA JUGA :  Head of product tokopedia berikan tips jitu agar jualan laris manis di tokopedia

“Pameran ekonomi kreatif rencananya akan digelar pada bulan Agustus 2023 yang diikuti 100 desa dari dari 15 kecamatan di SBT. Kita juga akan mengundang dari Kementerian, dan kita berharap ada itikad baik dari pemerintah provinsi untuk turut membantu dan memperhatikan terkait dengan ekonomi kreatif ini,” harapnya.

Baca Juga : Pelaku UMKM Asal Ambon Berharap Jika Program Inovasi Jiku Bata Berjalan Setiap Hari

Pada pameran ekonomi kreatif yang akan datang, fokus utama yang diungkapkan oleh Reza adalah memperkenalkan produk makanan khas Maluku kepada pengunjung. Salah satu contohnya adalah makanan yang terbuat dari bahan sagu dan ikan julung-julung.

“Kita akan perkenalkan sagu yang identik dengan Maluku, dan yang kedua ada ikan julung. Ikan ini bisa dijadikan sebagai dendeng, atau sebagai sambal. Karena produksi terbesar ikan ini juga ada di kecamatan Geser tepatnya di Pulau Keffing,” ungkapnya.

Selain sagu, ikan julung-julung juga akan menjadi fokus dalam pameran ini. Ikan ini merupakan salah satu kekayaan laut Maluku yang memiliki potensi kuliner yang menarik. Ikan julung-julung dapat diolah menjadi dendeng atau digunakan sebagai bahan dasar sambal, memberikan rasa khas yang menggugah selera. Produksi ikan julung-julung terbesar terdapat di kecamatan Geser, khususnya di Pulau Keffing.

Sumber : Ambon Kita

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Tidak Harus Punya Modal Besar! Cara Menemukan Ide Bisnis dari Pekerjaan dan Keahlian Anda

Series Employee-Preneur - Bagian 4 | tidak harus langsung...

Respons Ancaman MSCI, Coach Faran Dorong UMKM Jadi Patriot Bursa dan Perkuat Investor Lokal

suaraumkm, Jakarta, 23 Oktober 2026 – Isu potensi reklasifikasi...

Dampak Karhutla Kalimantan Ancam Usaha Lokal, Pakar UMKM Minta Intervensi Pemerintah

Jakarta, 16 Oktober 2026 - Bencana kebakaran hutan dan...

Punya Mimpi Bisnis, tetapi Takut Gagal? Kenali 5 Ketakutan yang Menghambat Karyawan Menjadi Pengusaha

Series Employee-Preneur - Bagian 3 : Jangan Menunggu Sampai...