spot_img

UMKM Tatap Peluang Transaksi E-Commerce Rp 572 Triliun Pada 2023

Diprediksi menjadi "Digital Economic Powerhouse", perkembangan bisnis online Indonesia kian menggembirakan. Peluang ini kiranya bisa ditangkap oleh pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya. (Dok. Coach Faran Academy)
Diprediksi menjadi “Digital Economic Powerhouse”, perkembangan bisnis online Indonesia kian menggembirakan. Peluang ini kiranya bisa ditangkap oleh pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya. (Dok. Coach Faran Academy)

SuaraUMKM, Jakarta – Bisnis e-commerce nasional terus menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan sepanjang tahun 2022, dan diprediksi akan terus meningkat di tahun 2023. Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA) dengan optimis bahwa industri e-commerce akan terus berkembang pesat.

Ketua Umum idEA, Bima Laga, mengungkapkan bahwa nilai transaksi e-commerce di Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 18,77% secara tahunan (YoY), mencapai angka fantastis sebesar Rp 476,3 triliun pada akhir 2022.

Proyeksi menarik juga ditunjukkan untuk tahun 2023, dengan perkiraan nilai transaksi e-commerce nasional mencapai Rp 572 triliun atau meningkat sekitar 20% dari tahun sebelumnya.

Bima Laga menjelaskan bahwa fenomena belanja online telah menjadi kebiasaan baru bagi masyarakat Indonesia, terutama sejak munculnya pandemi Covid-19 yang membatasi mobilitas. Bahkan setelah pandemi berakhir, kecenderungan ini diperkirakan akan terus berlanjut.

Baca Juga : Pandemi, “Blessing In Disguise” Untuk UMKM dalam Akselerasi Digitalisasi

Namun demikian, perlu diakui bahwa kebiasaan berbelanja secara offline tidak akan pernah hilang sepenuhnya. Biasanya, orang lebih memilih berbelanja secara langsung untuk produk yang ingin mereka coba atau untuk memahami bentuk serta karakteristiknya secara mendalam.

“Tetapi, jika konsumen hendak membeli barang yang sudah pernah dibeli sebelumnya, mereka cenderung memilih untuk berbelanja secara online,” ujar Bima dalam suatu kesempatan dalam wawancara dengan media pada Kamis (16/3).

Selain itu, penetrasi internet yang semakin luas di Indonesia menjadi faktor pendukung pertumbuhan bisnis e-commerce di masa mendatang. Saat ini, hampir seluruh wilayah di Indonesia telah terjangkau oleh jaringan internet. Namun demikian, jumlah pengguna internet di Tanah Air baru mencapai sekitar 20% dari total penduduk.

“Artinya, masih terdapat banyak potensi pasar yang bisa dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis e-commerce nasional,” jelas Bima.

BACA JUGA :  Kisah UMKM Blitar Dipercaya Brand Papan Atas Dunia Berkat Sablon Kaos

Baca Juga : Tren Konsumen Digital Akan Berubah, UMKM Go Digital Harap Simak Ini

Dalam kesempatan yang sama, Rifan Andrianto, Direktur Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) dan Jasa Kementerian Perdagangan, juga menyampaikan optimisme terhadap pertumbuhan pasar e-commerce di Indonesia dari tahun ke tahun.

Pemerintah pun berupaya untuk mendukung pemanfaatan e-commerce, terutama bagi generasi muda di Indonesia. Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) didorong untuk memanfaatkan platform e-commerce guna meningkatkan penjualan produk mereka dan meraih pangsa pasar baru.

“Pemerintah terus berupaya agar UMKM dapat memaksimalkan potensi e-commerce untuk membuka akses pasar. Dari sinilah diharapkan semakin banyak pelaku UMKM yang ikut serta dalam dunia e-commerce,” ungkapnya pada Kamis (16/3).

Kementerian Perdagangan juga berkomitmen untuk mengembangkan kebijakan e-commerce di Indonesia yang mencakup standar barang, perdagangan online yang adil, peningkatan daya saing UMKM lokal, dan kesetaraan dalam persaingan usaha.

Sumber : Kontan

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Tidak Harus Punya Modal Besar! Cara Menemukan Ide Bisnis dari Pekerjaan dan Keahlian Anda

Series Employee-Preneur - Bagian 4 | tidak harus langsung...

Respons Ancaman MSCI, Coach Faran Dorong UMKM Jadi Patriot Bursa dan Perkuat Investor Lokal

suaraumkm, Jakarta, 23 Oktober 2026 – Isu potensi reklasifikasi...

Dampak Karhutla Kalimantan Ancam Usaha Lokal, Pakar UMKM Minta Intervensi Pemerintah

Jakarta, 16 Oktober 2026 - Bencana kebakaran hutan dan...

Punya Mimpi Bisnis, tetapi Takut Gagal? Kenali 5 Ketakutan yang Menghambat Karyawan Menjadi Pengusaha

Series Employee-Preneur - Bagian 3 : Jangan Menunggu Sampai...