spot_img

Kendala Pelaku UMKM Untuk Lakukan Transformasi Digital Dan Menuju UMKM Go Digital

Kendala Pelaku UMKM Untuk Lakukan Transformasi Digital Dan Menuju UMKM Go Digital, Sumber : Istimewa

SuaraUMKM, Jakarta – Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Agus Herta Sumarto memaparkan dua permasalahan yang dialami UMKM di pelosok dalam proses transformasi digital.

“Pertama, akses terhadap jaringan internet yang berkualitas belum benar-benar merata. Memang sudah banyak kemajuan dengan dibangunnya tower-tower pemancar signal internet, namun masih belum cukup,” jelas Agus saat dihubungi melalui pesan singkat di Jakarta, Jumat 4 November 2022.

Akses jaringan yang terbatas ini, mengakibatkan digitalisasi UMKM terjadi di wilayah perkotaan saja yang notabene adalah sentra perdagangan bukannya sentra industri kecil. Sehingga dapat dipahami apabila UMKM yang berkembang merupakan UMKM bidang perdagangan yang mayoritas menjual produk-produk impor.

“Masalah kedua terkait kemampuan SDM UMKM untuk menggunakan teknologi digital tersebut. Tidak sedikit pelaku UMKM yang masih merasa kesulitan untuk memanfaatkan teknologi e-dagang (e-commerce) & e-dompet (e-wallet),” ujarnya.

Agus menambahkan KemenKopUKM dapat menggenjot kemampuan SDM UMKM untuk menggunakan teknologi digital dengan bekerja sama dan berkolaborasi dengan kementerian lain.

“Kemenkop bekerja sama dengan Kemendikbud untuk mendorong pendidikan vokasi khusus untuk maksimalisasi kemampuan UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital,” kata dia.

Sementara dari sisi infrastruktur sarana internet, dapat menggandeng perusahaan-perusahaan perusahaan jasa penyedia layanan internet untuk memperluas jaringannya.

“Jaringan 5G harus merata sampai wilayah pelosok & pedesaan di wilayah pinggiran,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah menargetkan 30 juta UMKM go digital pada 2024. Menurut Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, melalui digitalisasi UMKM Indonesia diharapkan dapat bersaing, memperluas cakupan pasar nasional hingga internasional (go global).

Sumber informasi : tempo.co

BACA JUGA :  Kolaborasi Wiranesia Dan Tokopedia Mencetak Trainer Digital Di Seluruh Indonesia
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Dorong Kedaulatan Ekonomi Rakyat, BRI Menara BRILiaN Berpartisipasi di Seminar Nasional Kopdes Merah Putih

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui...

Jumat Berkah, BRI BO Gatot Subroto Tebar 90 Paket ke Panti Asuhan Khoirul Ittihad Jakarta

JAKARTA - Semangat berbagi kembali digaungkan BRI. Kali ini...

Wawasan Nusantara: Panduan Lama untuk Tantangan Baru

Penulis : Daffa Atha Zafran Mahasiswa Program Studi Ilmu komunikasi...

International Webinar 2026 Bahas Dampak Geopolitik Global terhadap Pertumbuhan Bisnis Dalam Negeri

Bandung, 9 Juni 2026 — Perubahan geopolitik global kini...