spot_img

Gubernur Bank Indonesia Ajak Masyarakat Belanja Ke UMKM Demi Upaya Tingkatkan Perekonomian Nasional

Gubernur Bank Indonesia Ajak Masyarakat Belanja Ke UMKM Demi Upaya Tingkatkan Perekonomian Nasional,Sumber : Istimewa

SuaraUMKM, Jakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengajak masyarakat Indonesia untuk membelanjakan uangnya ke pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian nasional.

“Kalau beli UMKM jangan nawarnya ke bawah, kalau beli UMKM itu nawarnya ke atas, untuk membantu mereka supaya sejahtera,” ujar Perry dalam acara Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dan Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia (GBWI) yang dipantau secara hybrid di Jakarta, Jumat.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat melakukan perjalanan wisata di dalam negeri dibandingkan ke luar negeri, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

Dengan demikian, pihaknya mengajak para pemangku kepentingan untuk melakukan koordinasi dalam upaya meningkatkan belanja produk-produk dalam negeri, meningkatkan wisata di dalam negeri, serta melakukan pengendalian harga.

“Mari kita sukseskan gerakan bangga buatan Indonesia, berwisata di Indonesia, dan pengendalian harga,” ujar Perry.

Perry menjelaskan Gernas BBI adalah program pemerintah sejak 2020 yang bertujuan untuk memfasilitasi pengembangan ekosistem UMKM berbasis digital, yang diharapkan dapat mengakselerasi pencapaian 30 juta UMKM Indonesia go digital pada 2024 mendatang.

“UMKM memajukan kaum wanita, memajukan anak- anak bangsa, kaum milenial. Itulah semangat UMKM, untuk penciptaan lapangan kerja,” ujar Perry.

Sementara itu, Ia berharap program GBWI bisa mendorong perjalanan wisatawan ke dalam negeri sebanyak 1,2 sampai 1,4 miliar pada 2023, atau sekitar dua kali lebih banyak dibandingkan dengan capaian tahun 2022.

“Wisata Indonesia sungguh luar biasa, sumber devisa, memajukan bangsa,” ujar Perry.

Sebagai informasi, United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) dalam laporan ASEAN Investment Report 2022 pada Oktober 2022 mencatat terdapat sebanyak 65,46 juta pelaku UMKM, dan berkontribusi sebesar 60,3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), serta mampu menyerap 97 persen tenaga kerja di Indonesia.

BACA JUGA :  Pemerintah Menguatkan Fungsi UMKM Guna Tingkatkan Perekonomian Negara

Sumber Informasi : Tribunnews.com

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Tidak Harus Punya Modal Besar! Cara Menemukan Ide Bisnis dari Pekerjaan dan Keahlian Anda

Series Employee-Preneur - Bagian 4 | tidak harus langsung...

Respons Ancaman MSCI, Coach Faran Dorong UMKM Jadi Patriot Bursa dan Perkuat Investor Lokal

suaraumkm, Jakarta, 23 Oktober 2026 – Isu potensi reklasifikasi...

Dampak Karhutla Kalimantan Ancam Usaha Lokal, Pakar UMKM Minta Intervensi Pemerintah

Jakarta, 16 Oktober 2026 - Bencana kebakaran hutan dan...

Punya Mimpi Bisnis, tetapi Takut Gagal? Kenali 5 Ketakutan yang Menghambat Karyawan Menjadi Pengusaha

Series Employee-Preneur - Bagian 3 : Jangan Menunggu Sampai...