
SuaraUMKM, Jakarta – Di tengah maraknya tren makanan kekinian yang datang dan pergi begitu cepat, sebuah UMKM dari Bantul, Yogyakarta justru memilih jalur yang berbeda. Detigaku menghadirkan inovasi dengan akar kuat: mengemas makanan tradisional, ampyang, menjadi camilan cokelat yang modern, sehat, dan berdaya jual tinggi.
Dibangun oleh Noor Afiati Nugraheni sejak 2019, Detigaku lahir dari kebutuhan sederhana: pelanggan ingin menikmati camilan khas Lebaran setiap hari. Dari keinginan itu, lahirlah semangat untuk melestarikan rasa lokal sekaligus menciptakan usaha yang bisa menghidupi dan membahagiakan keluarga. Tiga anaknya menjadi inspirasi nama “De-Tiga-Ku” — simbol bahwa usaha ini dibangun bukan hanya untuk pasar, tapi juga untuk masa depan keluarga.

Menurut Coach Faran, founder Wiranesia Inkubator, UMKM seperti Detigaku adalah contoh nyata bahwa inovasi tidak harus mencabut akar tradisi.
> “Kekuatan UMKM bukan cuma di produk, tapi di cerita dan identitas lokal yang melekat. Ketika UMKM seperti Detigaku berani mengemas warisan tradisional dalam bentuk modern, di situlah inovasi bertemu dengan akar budaya.”

Camilan Tradisional dengan Sentuhan Modern
Detigaku tidak membuat cokelat biasa. Mereka menghadirkan varian berbahan kacang dan biji-bijian sehat seperti:
- Cokelat Mede
- Cokelat Sunflower
- Cokelat Kacang
- Cokelat Almond
Produk-produk ini diproses dari resep tradisional yang dimodifikasi cerdas, lalu dikemas secara menarik dan kekinian. Hasilnya, cocok sebagai oleh-oleh, hadiah, atau camilan harian yang membawa cita rasa lokal namun tetap relevan di kalangan muda.

Bukti Nyata: Prestasi Detigaku
Berstatus sebagai UMKM keluarga tak membuat Detigaku berjalan biasa-biasa saja. Justru sebaliknya, mereka mengukir pencapaian yang mengesankan, antara lain:
- Juara 3 pengguna QRIS terbanyak
- Terpilih dalam UMKM Lapak Pilihan Ganjar, edisi “75 Kacang”
- Stand favorit di Pameran Produk Unggulan Nasional
- Tampil dalam liputan khusus RBTV
- Menjadi binaan Pertamina
- Masuk dalam jaringan distribusi oleh-oleh di kota besar
Semua pencapaian ini menunjukkan bahwa Detigaku memiliki kualitas dan daya saing, sekaligus daya cerita yang kuat.

Pasar yang Luas dan Berkarakter
Detigaku menyasar beragam segmen pasar, mulai dari pemburu oleh-oleh, pekerja kantoran yang peduli pada camilan sehat, anak muda aktif di media sosial, hingga keluarga muda yang mencari produk lokal terpercaya. Konsumen mereka adalah mereka yang tidak hanya mencari rasa, tapi juga menghargai nilai dan cerita di balik sebuah produk.

Alamat dan Kontak Detigaku
- Jl. Wonosari KM 5, Gang Tetuko, Bantul, Yogyakarta
- WhatsApp: 0812-2700-5656
- Instagram: @detigaku\_official
- TikTok: Detigaku
- Shopee: Detigaku
- Tokopedia: Detigaku Jogja
- Website: https://sites.google.com/view/detigakujogja
UMKM yang Tahu Arah: Tradisi, Inovasi, dan Cinta
Detigaku bukan sekadar menjual produk. Mereka mengangkat nilai, menjaga cita rasa, dan menyampaikan kisah keluarga melalui setiap potong camilan. Inilah bukti bahwa dari dapur rumahan, bisa lahir produk yang menembus pasar kota.
Coach Faran menyimpulkan dengan pesan bagi pelaku UMKM lain:
“Kita tidak harus menunggu punya pabrik besar. Yang paling penting adalah keberanian untuk mulai, kejujuran dalam kualitas, dan komitmen untuk terus belajar.”





