Kolaborasi Wiranesia dan Kemenkominfo Lahirkan UMKM Go Digital di Indonesia

0
336
Wiranesia Inkubator kembali berkolaborasi dengan Kemenkominfo dalam melahirkan UMKM Go Digital. (Dok. Suara UMKM)
Wiranesia Inkubator kembali berkolaborasi dengan Kemenkominfo dalam melahirkan UMKM Go Digital. (Dok. Suara UMKM)

SuaraUMKM, Jakarta – Wiranesia Inkubator secara resmi berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Kolaborasi ini untuk memantapkan ekosistem kewirausahaan digital dan melahirkan UMKM go digital di seluruh Indonesia.

Kolaborasi ini bukanlah yang pertama antara keduanya, setelah dalam program UMKM Level Up pihak Wiranesia Inkubator juga digandeng untuk program baru tersebut. Hal ini semakin mengokohkan andil Wiranesia dalam kemajuan UMKM digital secara nasional.

Pengalaman selama 8 tahun dalam membangun ekosistem kewirausahaan digital di Indonesia menjadi latar belakang dipilihnya Wiranesia dalam program ini. Satu visi juga dengan Kemenkominfo dalam program Digital Enterpreneurship Academy.

Pemaparan Founder Wiranesia Inkubator, Faransyah Agung Jaya, kepada tim program DEA Kemenkominfo. (Dok. Suara UMKM)
Pemaparan Founder Wiranesia Inkubator, Faransyah Agung Jaya, kepada tim program DEA Kemenkominfo. (Dok. Suara UMKM)

Melalui program Digital Enterpreneurship Academy (DEA), Kemenkominfo menargetkan 20.000 UMKM dilatih untuk secara cepat mengadopsi digital. Hasil evaluasi menunjukkan kemajuan signifikan dari 20.000 UMKM yang sudah dilatih oleh Kementerian yang dipimpin oleh Johnny G. Plate tersebut.

Di antaranya adalah banyak UMKM yang telah dilatih telah meningkat kemampuan digital untuk usahanya. Rata-rata nilainya di atas 3 (dari 4) yang berarti sangat baik dalam adopsi digital. Kesimpulannya adalah mulai adanya transformasi digital dari pelaku UMKM ini setelah menjalankan pelatihan.

Grafis dampak perkembangan pelaku UMKM setelah mengikuti DEA yang semakin baik dalam adopsi digital. (Dok. Kemenkominfo)
Grafis dampak perkembangan pelaku UMKM setelah mengikuti DEA yang semakin baik dalam adopsi digital. (Dok. Kemenkominfo)

Keberhasilan tersebut tentunya patut disyukuri karena dicapai setelah masa pandemi Covid-19 yang sangat berat. Tidak berhenti sampai disitu tentunya akan ada penyempurnaan dari sisi kurikulum program kewirausahaan. Hal ini yang menjadi bahasan dalam pertemuan Wiranesia dan Kemenkominfo.

Coach Faran selaku founder dari Wiranesia Inkubator mengatakan bahwa pertemuan dengan tim program DEA Kemenkominfo adalah untuk menyempurnakan ekosistem yang ada. Termasuk di dalamnya adalah meningkatkan kapasitas UMKM setelah mereka sudah beralih ke digital.

Baca Juga : Kemenkominfo Gandeng Wiranesia Inkubator Wujudkan UMKM Naik Kelas

Apa yang dikatakan Coach Faran ini tergambar dalam pelatihan-pelatihan DEA. Jika Anda cek situs digitalent banyak variasi pelatihan yang berhubungan dengan kewirausahaan digital. Pelatihan yang beragam ini tentunya akan membuat pelaku UMKM terasah baik pengetahuan maupun skillnya.

BACA JUGA :  DinkopUKM Kota Medan Harapkan Program Plaza UMKM Dapat Mulai Aktif Di Tahun 2024

Program kewirausahaan (DEA) digital ini akan terus dijalankan oleh Kemenkominfo. Kolaborasi dengan Wiranesia Inkubator yang saat ini memiliki 500 mentor tentunya akan memantapkan program kewirausahaan digital (DEA) untuk membantu UMKM go digital dan naik kelas.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini