spot_img

Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara Berikan Bimbingan Teknis Sertifikasi Halal Kepada 250 Pelaku UMKM Lokal

Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara Berikan Bimbingan Teknis Sertifikasi Halal Kepada 250 Pelaku UMKM Lokal, Sumber : Istimewa

SuaraUMKM, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan bimbingan teknis (Bimtek) terkait sertifikasi halal bagi 250 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah setempat.

Bimtek tersebut dilaksanakan oleh ASR Foundation bekerja sama dengan Universitas Halu Oleo (UHO), Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) dan Komunitas Kuliner Kendari di Kota Kendari, Rabu.

Sekretaris Satuan Tugas Jaminan Produk Halal (JPH) Kemenag Sultra H. Ruspandi di sela Bimtek tersebut, mengatakan di Provinsi Sultra masih banyak produk yang beredar, namun belum memiliki sertifikasi halal.

“Sampai Februari 2023, tercatat masih banyak produk yang tidak memiliki sertifikasi halal,” katanya.

Dia membeberkan dari 980 produk yang ada dan beredar di Bumi Anoa, baru 256 yang memiliki sertifikasi halal.

Ia menyebut jumlah tersebut masih sangat minim dan butuh kerja sama semua pemangku kepentingan untuk dapat memaksimalkan proses sertifikasi halal ini.

“Hanya 0,19 persen. Sangat sedikit produk sertifikasi halal, padahal di Sultra banyak produk,” katanya.

Ruspandi mengungkapkan sertifikasi halal merupakan salah satu langkah pelayanan pelaku usaha kepada konsumen dalam hal menjaga mutu dan kualitas produk yang aman dan halal untuk dikonsumsi.

Terlebih, kata Ruspandi, di tahun 2024 semua produk yang beredar di Indonesia harus sudah memiliki sertifikat halal.

“Pada Oktober 2024, jika bahan makanan dan minuman termasuk hasil sembelihan tidak memiliki sertifikasi halal, tidak boleh beredar di Indonesia,” ucapnya.

Ia berharap dengan Bimtek yang digelar seperti hari ini bisa menekan angka produk yang belum memiliki sertifikat halal menjadi halal.

“Terima kasih kepada Yayasan ASR Foundation yang telah melaksanakan Bimtek ini,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan ASR Foundation, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka menyampaikan jumlah pelaku UMKM yang mengikuti Bimtek Sertifikasi Halal ini sebanyak 250 orang.

BACA JUGA :  Visual dan Marketing TikTok Shop sebagai Strategi Anak Desain untuk UMKM

Ke depan ia akan memberikan kuota lebih banyak bagi para pelaku UMKM untuk mengikuti sertifikasi halal yang dilaksanakan ASR Foundation.

“Ini merupakan kerja ikhlas kita semua. Ini merupakan salah satu upaya kita membantu para pelaku UMKM untuk mendapatkan sertifikasi halal. Saat ini kami baru memfasilitasi 250 orang, nanti akan kami tingkatkan lagi jumlahnya,” ujarnya.

Sumber Informasi :Antaranews.com

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Jumat Berkah, BRI BO Gatot Subroto Tebar 90 Paket ke Panti Asuhan Khoirul Ittihad Jakarta

JAKARTA - Semangat berbagi kembali digaungkan BRI. Kali ini...

Wawasan Nusantara: Panduan Lama untuk Tantangan Baru

Penulis : Daffa Atha Zafran Mahasiswa Program Studi Ilmu komunikasi...

International Webinar 2026 Bahas Dampak Geopolitik Global terhadap Pertumbuhan Bisnis Dalam Negeri

Bandung, 9 Juni 2026 — Perubahan geopolitik global kini...

BRI Bekasi Siliwangi Meriahkan CFD di GOR Patriot Bareng BRImo

BEKASI - BRI terus memberikan manfaat kepada masyarakat dan...